<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengolahan Sampah Sayuran menggunakan Insinerator dan Wet Scrubber

Loading...
Thumbnail Image

Date

Authors

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengolahan sampah sayuran menggunakan insinerator dan wet scrubber. Gas NO2 dan SO2 sangat berbahaya karena dapat menggangu sistem pernapasan dengan menurunnya fungsi paru-paru, dan dapat menimbulkan efek rumah kaca di atmosfer. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui efisiensi pembakaran sampah menggunakan insinerator, mengetahui konsentrasi gas buang NO2 di insinerator, wet scrubber dan cerobong akhir dan mengetahui konsentrasi gas buang SO2 di insinerator, wet scrubber dan cerobong akhir. Metode penelitian ini yaitu sampah dibakar di dalam insinerator, asap akan menuju wet scrubber dan dibilas dengan air, lalu asap akan diserap oleh arang aktif dan zeolite di dalam dry scrubber. Gas nitrogen dioksida (NO2) akan dijerap oleh larutan griess saltzman membentuk warna merah muda dan gas sulfur dioksida (SO2) dijerap dalam larutan natrium hidroksida membentuk warna putih kekuningan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi NO2 di insinerator yaitu sebesar 0,04 mg/Nm3, di wet scrubber sebesar 0,01 mg/Nm3, dan di cerobong akhir sebesar 0,16 mg/Nm3. Hasil konsentrasi gas SO2 di insinerator yaitu sebesar 0,91 mg/Nm3, selanjutnya menurun secara signifikan pada wet scrubber sebesar 0,10 mg/Nm3, dan menurun pada cerobong akhir sebesar 0 mg/Nm3. Emisi gas NO2 dan SO2 dikatakan baik karena berada di bawah baku mutu emisi (SNI 8423:2017).

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By