Upaya Diplomasi Indonesia dalam merespon Agresi Israel di Gaza Pada Tahun 2023-2024
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Pada konflik Palestina-Israel, agresi bersenjata antara Hamas dan Israel kembali meningkat pada tahun 2023, terutama setelah serangan mendadak Hamas ke Israel Selatan. Menggunakan pendekatan perilaku dalam middle powers dari Andrew F. Cooper, Richard A. Higgott, dan Kim Richard Nossal yaitu dengan berkomitmen terhadap Catalyst, Facilitator, dan Manager untuk menjelaskan upaya diplomasi Indonesia dalam merespon agresi Israel di Gaza pada tahun 2023 hingga 2024 tersebut. Indonesia menunjukkan komitmennya dengan terlibat aktif dalam upaya kemanusiaan dan kemampuan diplomasinya mengumpulkan suara dan dukungan untuk membela Palestina. Pemerintah Indonesia juga aktif berpartisipasi dalam forum-forum internasional dan multilateral serta membangun koalisi dengan negara-negara muslim dalam organisasinya yaitu OIC. Melalui upaya diplomasi ini, Indonesia berusaha mempengaruhi kebijakan global terkait konflik Israel-Palestina, mendorong negara lain untuk mengambil tindakan yang lebih proaktif dalam mendukung perdamaian internasional. Maka demikian, Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung upaya internasional untuk mencapai perdamaian yang adil dan berkelanjutan bagi rakyat Palestina, serta menunjukkan bahwa berdiplomasi sebagai middle power dapat menjadi alat yang cukup efektif untuk mengatasi konflik internasional yang kompleks.