Dukungan Sosial dan Rasa Syukur Terhadap Kesejahteraan Psikologis Pasien Asma
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris hubungan antara dukungan sosial dan rasa syukur terhadap kesejahteraan psikologis pasien asma, serta pengaruh keduanya secara simultan. Hipotesis dalam penelitian ini menyatakan bahwa dukungan sosial dan rasa syukur secara bersama-sama dapat memprediksi kesejahteraan psikologis pada pasien asma. Subjek penelitian berjumlah 172 orang yang telah didiagnosis menderita asma selama minimal satu tahun. Instrumen yang digunakan meliputi Skala Kesejahteraan Psikologis dari Garcia et al. (2023), Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) oleh Zimet et al. (1988), dan Islamic Gratitude Scale (IGS-10) oleh Rusdi et al. (2021). Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial dan rasa syukur secara simultan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kesejahteraan psikologis, dengan nilai R Square sebesar 0,303 dan signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Secara parsial, dukungan sosial berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan psikologis (t = 2,344; p = 0,020; β = 0,154), dan rasa syukur juga berpengaruh signifikan (t = 7,564; p = 0,000; β = 0,497). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan sosial dan rasa syukur yang dimiliki pasien asma, maka semakin tinggi pula kesejahteraan psikologis yang mereka rasakan, dengan rasa syukur memberikan pengaruh yang lebih besar dibandingkan dukungan sosial.