Validasi Pengujian Barium Dalam Air Limbah Dengan Metode Turbidimetri Menggunakan Spektrofotometer Uv-Vis Di Upt Laboratorium Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Derajat Ahli Madya Sains (A.Md.Si.) Di Program Studi D Iii Analisis Kimia
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Telah dilakukan validasi metode pengujian barium (Ba) secara turbidimetri. Metode yang digunakan yaitu metode HACH 8014 yang diadaptasi menjadi Intruksi Kerja Dokumen Perusahaan Nomor:7.4-08 dengan mengacu pada SNI 06-6989. 392005
Air dan air limbah-Bagian 39: cara uji kadar barium (Ba) dengan Spektrofotometer Serapan Atom. Metode tersebut belum diterapkan di Unit Pelaksana Terpadu Laboratorium Lingkungan Kabupaten Bogor sehingga perlu dilakukannya validasi. Validasi metode ini bertujuan untuk memastikan Unit Pelaksana Terpadu Laboratorium Lingkungan Kabupaten Bogor dapat melakukan pengujian dengan hasil yang memenuhi syarat keberterimaan. Pengujian barium secara turbidimetri menggunakan parameter meter uji yang dilakukan meliputi linieritas, batas deteksi atau limit of detection (LoD), batas kuantifikasi atau limit of quantitation (LoQ), presisi, akurasi, dan juga estimasi ketidakpastian. Hasil pengujian barium pada air limbah diperoleh nilai koefisien determinasi (R ) sebesar 0,9996; LoD dan LoQ standar barium masing-masing 2,4243 mg/L dan 8,0809 mg/L, presisi (%RSD) sebesar 1,61%, akurasi sebesar 105,39%, dan nilai estimasi ketidakpastian yang diperoleh sebesar 9,14 ± 0,29 % dengan nilai estimasi ketidakpastian diperluas lebih kecil dari pada nilai kadar barium yang menyatakan bahwa hasil yang diperoleh memiliki tingkat kesalahan kecil dan teliti. Berdasarkan hasil validasi metode tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode HACH 8014 yang digunakan dalam pengujian barium secara turbidimetri dengan spektrofotometer UV-Vis memenuhi syarat keberterimaan Dokumen Perusahaan Nomor: 7.408/Instruksi Kerja yang mengacu pada SNI 06-6989[1]. 39-2005 sehingga metode
tersebut
dapat digunakan dalam pengujian rutin di Unit Pelaksana Terpadu Laboratorium Lingkungan Kabupaten Bogor.