Implementasi Continuous Innovation Framework Dalam Pengembangan Startup Sajiloka Untuk Mencapai Problem-Solution Fit
| dc.Identifier.NIM | 18523130 | |
| dc.contributor.advisor | Andhik Budi Cahyono, S.T., M.T. | |
| dc.contributor.author | ABYAN AHMAD NURRASYID | |
| dc.date.accessioned | 2022-11-25T03:01:46Z | |
| dc.date.available | 2022-11-25T03:01:46Z | |
| dc.date.issued | 2022-07-20 | |
| dc.description.abstract | Saat ini banyak startup bermunculan, tetapi dalam perjalanannya 90% berakhir pada kegagalan. Salah satu faktor terbesar kegagalan adalah produk yang dibuat tidak dibutuhkan pasar. Penting bagi startup untuk memastikan solusi yang dirancang sesuai dengan permasalahan customer (problem-solution fit) sebelum produk dikembangkan dan dirilis agar bisa bertahan dan benar-benar digunakan. Continuous Innovation Framework (CIF) adalah metode baru yang mengintegerasikan prinsip dari metode, teori, dan sarana lainnya untuk dapat mempelajari persaingan bisnis, mengungkap apa yang diinginkan customer, dan menciptakan produk yang bernilai. Dalam buku Running Lean diungkapkan bahwa dengan dengan strategi validasi dan teknik yang lebih baik yang digunakan pada metode tesebut dapat membantu startup untuk melakukan inovasi berkelanjutan sehingga dapat mengurangi risiko kegagalan. Namun, belum ada penelitian dalam pengembangan startup yang mengimplementasikan metode tersebut untuk mencapai problem-solution fit. Sajiloka mengimplementasikan Continuous Innovation Framewok (CIF) untuk mencapai problem-solution fit. Tahapan yang dilakukan yaitu memodelkan hipotesis ide bisnis dengan lean canvas (modeling), menentukan prioritas lean canvas (prioritizing), serta menguji lean canvas terprioritasi (testing). Tahap testing terbagi dalam langkah menemukan masalah (problem discovery), merancang solusi (solution design) dan menguji solusi (offer delivery). Hasil implementasi tersebut telah berhasil membuat Sajiloka mencapai problem-solution fit. Hal ini ditunjukkan dari pengujian demo solusi terhadap 13 calon customer, 10 orang menyatakan minatnya dalam menggunakan Sajiloka jika perancangan selesai dilakukan. Dari hasil perhitungan tingkat kesesuaian rancangan solusi Sajiloka menggunakan skala Likert didapatkan rata-rata nilai indeks akhir sebesar 92% yang diklasifikasikan “sangat setuju”. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/40627 | |
| dc.publisher | UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA | en_US |
| dc.subject | Continuous Innovation Framework (CIF) | en_US |
| dc.title | Implementasi Continuous Innovation Framework Dalam Pengembangan Startup Sajiloka Untuk Mencapai Problem-Solution Fit | en_US |