<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Pengendalian Kualitas Produk AC Alat Berat Dalam Mengurangi Tingkat Klaim Garansi Menggunakan Metode Lean Six Sigma dan Fmea Pada Cv. New Utama Technic

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Tingginya tingkat klaim garansi dari customer PT. United Tractors Tbk pada produk AC alat berat di CV. New Utama Technic menunjukkan masih adanya permasalahan kualitas yang terjadi secara berulang selama masa operasional produk. Disisi lain, perusahaan tidak dapat mengubah kebijakan masa garansi yang telah ditetapkan serta memiliki keterbatasan dalam melakukan penyesuaian harga jual produk. Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan biaya perbaikan, rework, serta beban operasional perusahaan selama masa garansi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menentukan kegagalan dominan berdasarkan analisis Failure Mode and Effects Analysis (FMEA), mengidentifikasi penyebab potensial kegagalan, serta memberikan usulan perbaikan menggunakan metode poka-yoke. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Lean Six Sigma menggunakan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control) dan FMEA untuk membantu identifikasi masalah secara sistematis dan menentukan prioritas perbaikan berdasarkan tingkat risiko kegagalan. Hasil pengukuran sigma level menunjukkan proses produksi berada pada level sigma 3,01 dengan DPMO sebesar 56.911, yang mengindikasikan masih tingginya peluang kegagalan dalam proses. Analisis FMEA didapatkan dua kegagalan dominan yaitu A8 pada komponen bracket dan A9 pada komponen wiring dengan nilai RPN keduanya adalah 120. Usulan perbaikan melalui penggantian material berupa penggunaan heat shrink waterproof dan penggunaan cat anti karat, serta penerapan metode poka-yoke berupa penandaan warna pada titik kritis bracket, panduan visual dan pemisahan wadah heat shrink berdasarkan ukuran dan warna. Rekomendasi pengendalian diberikan berupa penambahan dan pembaruan lembar checklist QC pada masing-masing komponen. Dengan asumsi efektivitas perbaikan sebesar 70%, level sigma diproyeksikan meningkat menjadi 3,26 dengan DPMO membaik menjadi 38.743, yang menunjukkan bahwa usulan perbaikan yang diberikan mampu meminimalkan potensi kegagalan dan menurunkan tingkat klaim garansi secara signifikan.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By