<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengaruh Karakteristik Dewan Komisaris terhadap Kualitas Pengungkapan Antikorupsi Berdasarkan GRI 205 pada Perusahaan Sektor Infrastruktur yang Terdaftar di BEI Periode 2020-2024

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh karakteristik dewan komisaris yang meliputi independensi, ukuran, keahlian, keragaman gender, serta frekuensi rapat terhadap kualitas pengungkapan antikorupsi pada perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020– 2024. Penelitian menggunakan data panel yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Kualitas pengungkapan antikorupsi diukur berdasarkan indikator GRI 205 dan dianalisis menggunakan regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model (REM). Hasil analisis menunjukkan bahwa ukuran dewan komisaris dan frekuensi rapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pengungkapan antikorupsi. Sebaliknya, independensi, keahlian, dan keragaman gender dewan komisaris tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa efektivitas pengawasan dalam mendorong transparansi antikorupsi lebih dipengaruhi oleh kapasitas kolektif dan intensitas aktivitas dewan dibandingkan karakteristik struktural semata. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan literatur tata kelola perusahaan dan Agency Theory dalam konteks pengungkapan antikorupsi di Indonesia.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By