Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Anggaran Belanja Modal Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Se-Sumatera
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Proses penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menjadi salah satu hal penting dalam mengelola keuangan daerah. APBD menjadi dasar dalam pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik. Salah satu pos anggaran di dalam APBD yang perlu ditingkatkan yaitu belanja modal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi anggaran belanja modal pemerintah daerah Kabupaten/Kota Se-Sumatera pada periode 2017-2019. Terdapat empat variabel independen dalam penelitian ini yaitu Pendapatan Asli Daerah (PAD), Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA), Luas Wilayah, dan Ukuran Legislatif. Jenis dan metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemerintah daerah Kabupaten/Kota Se-Sumatera pada periode 2017 - 2019. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling yaitu pengambilan sampel berdasarkan kriteria tertentu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah, Luas Wilayah, dan Ukuran Legislatif berpengaruh positif signifikan terhadap Anggaran Belanja Modal. Hal ini berarti semakin tinggi PAD, semakin besar Luas Wilayah, dan semakin besar ukuran legislatif kemungkinan akan meningkatkan anggaran belanja modal. Namun, SiLPA tidak berpengaruh terhadap anggaran belanja modal, hal ini berarti besarnya SiLPA tidak memengaruhi besaran anggaran belanja modal.