<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Tanggung Jawab Notaris dalam Pencantuman Klausula Baku dalam Akad Musyarakah Mutanaqisah yang Bertentangan dengan Prinsip Syariah

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab notaris terhadap pencantuman klausula baku yang bertentangan dengan prinsip syariah dalam akad Musyarakah Mutanaqisah (MMQ) serta menganalisis kedudukan hukum sertifikat pendidik sebagai jaminan dalam pembiayaan MMQ. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Bahan hukum primer, sekunder, dan tersier dianalisis secara kualitatif menggunakan metode deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa notaris bertanggung jawab memastikan akta yang dibuat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, prinsip kehati-hatian, dan prinsip syariah. Klausula baku yang bertentangan dengan prinsip syariah berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan hak dan kewajiban para pihak serta berimplikasi pada tanggung jawab administratif, perdata, maupun etik bagi notaris. Selain itu, sertifikat pendidik tidak memenuhi kualifikasi sebagai objek jaminan kebendaan menurut hukum positif Indonesia sehingga penggunaannya sebagai jaminan dalam pembiayaan MMQ tidak memiliki dasar hukum yang kuat. Notaris harus cermat dalam menyusun akta pembiayaan syariah agar tercipta kepastian hukum, keadilan, dan perlindungan hukum bagi para pihak.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By