<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

KAJIAN ARSITEKTUR FEMINISME PADA WOMAN BOARDING SCHOOL

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Isu pendidikan untuk perempuan pernah kontroversial di Indonesia pada abad ke-20, dimana perempuan dilarang disejajarkan dengan pria dalam hal pendidikan. Ini menjadikan Woman Boarding School sebagai sarana pendidikan yang tepat untuk perempuan. Karena bertujuan agar perempuan mendapatkan pendidikan yang layak dan lebih fokus mencetak generasi yang berkualitas. Arsitektur Feminisme membantu mencapai tujuan Woman Boarding School, karena dikutip dari jurnal Nadhifa Meidwivita dkk (2021) menurut Amelinda (2011) terdapat beberapa karakteristik prinsip Asitektur Feminisme yang harus dipenuhi agar menghasilkan rancangan desain yang elegan, serta memperhatikan kebutuhan ruang perempuan. Metode penelitian yang digunakan adalah skoring objek penelitian dalam bentuk studi preseden berdasarkan variabel karateristik prinsip Arsitektur Feminisme yang ada. Hasil penelitian ini mendapatkan penerapan skala prioritas karakteristik prinsip Arsitektur Feminisme pada bangunan Woman Boarding School. Pertama mengadakan pembatasan ruang yang jelas antara zona privat dan publik. Kedua, menggunakan bidang lengkung pada bentukan fasadnya. Ketiga, melibatkan suatu sifat wanita pada ornamen bangunan. Keempat, menggunakan warna dengan tone muda. Kelima, memiliki elemen point of interest. Keenam, penataan ruang luar yang hijau dan pengaplikasian material alami. Dan rekomendasi penelitian ini adalah memperbanyak studi preseden serta melakukan observasi langsung ke bangunan terkait sehingga dapat mengetahui secara langsung bagaimana desain ruang yang baik pada bangunan Woman Boarding School.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By