Pra Rancangan Pabrik Karet Alam Siklis dari Lateks Dengan Kapasitas 70.000 Ton/tahun
Files
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Karet alam merupakan salah satu komoditas hasil perkebunan yang menghasilkan devisa negara cukup besar. Indonesia tercatat sebagai produsen dan pengekspor karet alam terbesar di dunia. Salah satu cara dalam meningkatkan nilai mutu dari karet adalah memodifikasinya dengan siklisasi. Modifikasi karet alam menjadi siklis merupakan suatu proses merubah struktur molekul karet alam dari struktur rantai lurus menjadi rantai siklis melalui bantuan katalis asam. Berdasarkan kegunaannya, karet alam siklis banyak digunakan sebagai pengikat (binder) dalam bahan baku pembuatan cat. Tingkat pertumbuhan industri cat Indonesia mencapai 6% setiap tahunnya. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka dirancanglah pabrik karet alam siklis dengan kapasitas 70.000 ton/tahun, menggunakan bahan baku lateks sebanyak 20.273,518 kg/jam. Pabrik direncanakan akan berdiri pada tahun 2030 yang berlokasi di Sri Gunung, Kec. Sungai Lilin, Kab. Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Proses produksi Karet Alam Siklis melibatkan adanya reaksi siklisasi. Reaksi yang terjadi pada siklisasi adalah reaksi eksotermis sehingga perlu dilakukan kontrol suhu agar operasi yang dijalankan dapat stabil. Suhu operasi yang diperlukan yaitu pada suhu 95 °C dan tekanan 1 atm, menggunakan reaktor alir tangki berpengaduk (RATB). Unit utilitas pada pabrik karet alam siklis ini diperlukan untuk menyediakan keperluan, seperti air pendingin, air proses, steam, listrik, bahan bakar, udara tekan, dan lain-lain. Ditinjau dari analisis kelayakan, pabrik ini memiliki resiko rendah dan menunjukkan nilai Return of Investment (ROI) sebelum pajak sebesar 85,96 % dan ROI setelah pajak sebesar 63,72 %. Nilai Pay Out Time (POT) sebelum pajak adalah 1,05 tahun dan setelah pajak adalah 1,353 tahun. Break Event Point (BEP) sebesar 53,55% , Shut Down Point (SDP) sebesar 45,44% kapasitas produksi dan Discount Cash Flow Rate of Return (DCFRR) sebesar 54,00%. Berdasarkan data analisis teknis dan ekonomi tersebut, maka Pabrik Karet Alam Siklis dengan kapasitas 70.000 ton/tahun ini layak untuk dikaji lebih lanjut.