Pendayagunaan Dana Masjid Melalui Konsep Islamic Social Enterprise (Studi Kasus Unit Usaha Masjid Kamaluddin, Kota Yogyakarta)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan konsep Islamic Social Enterprise (ISE) pada unit usaha Masjid Kamaluddin dan manfaatnya dalam pendayagunaan dana masjid serta kesejahteraan masyarakat sekitar. Penerapan konsep ISE penting diterapkan untuk memaksimalkan potensi dana masjid yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi sebagai agen ekonomi yang dapat memberdayakan masyarakat sekitar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan, menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi untuk mengumpulkan data yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konsep ISE pada unit usaha Masjid Kamaluddin dimulai dengan nilai dan tujuan yang bertujuan memberikan kontribusi finansial untuk masjid, melestarikan budaya lokal, dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Akad yang digunakan adalah hibah dan qardh, yang sesuai dengan prinsip syariah. Aktivitas unit usaha meliputi tiga jenis usaha: Unit BerkahQ (air isi ulang), Unit Peci Kamaluddin, dan Unit Mina Kamaluddin (perikanan). Sumber pendanaan berasal dari hibah dan pinjaman kas masjid, dengan pendapatan yang didistribusikan secara proporsional: 30% untuk masjid, 40% untuk pengelola, 20% untuk pemilik lahan, dan 10% untuk operasional. Unit usaha BerkahQ dan Peci Kamaluddin memberikan kontribusi positif bagi kas masjid, sementara Unit Mina Kamaluddin masih dalam tahap pengembangan. Manfaat yang diperoleh dari pendayagunaan dana masjid mencakup aspek sosial, budaya, ekonomi, dakwah, dan lingkungan. Unit usaha ini mempererat solidaritas jamaah, mendukung pelestarian budaya lokal, menyediakan kebutuhan ekonomi masyarakat dengan harga terjangkau, memperkuat dakwah bil hal, dan menjaga kebersihan lingkungan melalui pengelolaan limbah yang baik.