<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Implementasi Digital Marketing Dalam Membangun Brand Awareness Rumah Sakit (Studi Kasus di Rumah Sakit JIH Yogyakarta)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Di era digital ini rumah sakit yang merupakan bagian integral dari organisasi kesehatan dan organisasi sosial harus mudah diakses oleh masyarakat. Untuk mendukung hal tersebut pemanfaatan digital marketing dapat digunakan oleh Rumah Sakit untuk membangun brand awareness kepada publik agar dapat diketahui keberadaannya oleh masyarakat luas. Digital marketing juga dapat digunakan oleh rumah sakit sebagai media untuk mempromosikan layanan kesehatan yang tersedia, edukasi kesehatan, komunikasi pemasaran, sehingga diharapkan dapat menimbulkan nilai positif bagi masyarakat agar memilih rumah sakit tersebut menjadi layanan kesehatan terpercaya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi digital marketing dalam membangun brand awareness dan untuk mengetahui hambatan pengimplementasian digital marketing dalam membangun brand awareness di Rumah Sakit JIH Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif serta menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Implementasi digital marketing Rumah Sakit JIH Yogyakarta dalam membangun brand awareness menggunakan berbagai saluran media digital yang terdiri dari sosial media berupa instagram, facebook, youtube, tiktok, twitter, dan internet berupa website berbasis digital marketing .Berdasarkan data dan analisa penelitian dalam tiga bulan terakhir dapat disimpulkan bahwa follower dan engagement media digital marketing meningkat, yang menandakan bahwa tingkat brand awareness masyarakat terhadap Rumah Sakit JIH Yogyakarta semakin tinggi. Implementasi digital marketing dalam membangun brand awareness di Rumah Sakit JIH Yogyakarta mengalami kendala dari segi sumber daya manusia yang mengelola media digital masih kurang.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By