Analisis Risiko Kandungan Logam Berat (Cu dan Cr) Pada Pemanfaatan Air Limbah Olahan Ipal Sewon Sebagai Irigasi Persawahan
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Perubahan iklim, pertumbuhan penduduk dan urbanisasi menjadi faktor menipisnya
sumber daya air tawar. Tingginya pertumbuhan penduduk berbanding lurus dengan
beras sebagai bahan pangan pokok. Pertanian merupakan salah satu sektor yang
membutuhkan air paling banyak. Air olahan IPAL dapat menjadi salah satu
alternatif pengairan sawah karena kuantitasnya mencukupi. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui kandungan logam berat (Cu dan Cr) pada air olahan IPAL Sewon
yang digunakan sebagai irigasi serta pengaruhnya terhadap tanah persawahan serta
mengetahui risiko beban pencemaran logam berat (Cu dan Cr) pada tanah
persawahan dengan irigasi air olahan IPAL Sewon. Sampel yang diteliti pada
panelitian ini berasal dari 2 (dua) lokasi sampling yaitu sawah yang dialiri air olahan
IPAL Sewon dan sawah yang dialiri air tanah. Pengujian sampel air mengacu pada
SNI 6989.84-2019 serta pengujian sampel tanah mengacu pada SNI 8910:2021 dan
US EPA 3051. Kandungan rata-rata tertinggi pada sampel air dan tanah untuk
logam berat Cu berada di sampel air sawah limbah. Sementara untuk logam berat
Cr kandungan tertingginya berada di sampel air dan tanah sawah kontrol. Hasil
analisis risiko menggunakan Contamination Factor (CF) kedua logam masuk
dalam kategori level kontaminasi rendah dengan rerata nilai logam berat Cu > Cr di
kedua sawah. Nilai Pollution Load Index (PLI) untuk sawah limbah dan sawah
kontrol berada di nilai < 1 sehingga dapat disimpulkan tidak terdapat pencemaran
logam.