<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Efektifitas Anaerobik Horizontal Roughing Filter dalam Menurunkan COD dan Warna pada Air Buangan Industri Batik

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Batik di Indonesia merupakan salah satu kebudayaan nasional yang bernilai tinggi, dan perlu dikembangkan. Dalam proses produksinya, industri batik banyak meggunakan bahan-bahan kimia dan air. Bahan kimia ini biasanya digunakan pada proses pewarnaan atau pencelupan. Air bekas proses pembuatan batik yang menggunakan bahan-bahan kimia banyak mengandung zat pencemar/racun yang dapat mengakibatkan gangguan terhadap lingkungan, kehidupan manusia, binatang maupun tumbuh-tumbuhan. Zat warna dapat mengakibatkan penyakit kulit dan kanker kulit. Apabila air buangan batik ini dialirkan langsung ke lingkungan, tanpa adanya pengolahan terlebih dahulu maka akan menurunkan kualitas lingkungan dan merusak kehidupan yang ada di lingkungan tersebut. Oleh karena itu diperlukan adanya pengolahan terlebih dahulu guna mencegah terjadinya pencemaran lingkungan. Berdasarkan permasalahan tersebut perlu dilakukan suatu usaha untuk menurunkan parameter pencemar dengan pengolahan secara biologi yaitu dengan memanfaatkan sekelompok mikroorganisme untuk mengolah dan menurunkan kandungan pencemar. Penelitian ini menggunakan Reaktor Anaerobic Horizontal Roughing Filter dengan L=850 mm, W=300 mm, dan H=250 mm, serta memanfaatkan batu kali yang berukuran antara 11-15 mm sebagai media filter di dalam reaktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosentase penurunan COD dan warna pada air buangan Industri Batik. Setelah dilakukan seeding dan aklimasi, tahap selanjutnya adalah mengalirkan air limbah dan melakukan pengujian yang berdasarkan pada SNI tahun 2001 dari Bidang Pekerjaan Umum tentang kualitas air. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa Reaktor Anaerobik Horizontal Roughing Filter dapat menurunkan COD dan warna, dengan prosentase penurunan rata-rata sebesar 21.91% untuk COD dan 3.04% untuk warna. Setelah dilakukan analisa dengan Uji-t diperoleh bahwa penurunan tersebut masing-masing diketahui tidak signifikan.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By