<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Potensi Pengembangan Wakaf Tunai (Studi Analisis Pengetahuan, Persepsi dan Minat Para Takmir Masjid Kota Yogyakarta terhadap Konsep Wakaf Tunai)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Wakaf tunai adalah salah satu alternatif bentuk wakaf yaitu berwakaf dengan uang tunai. Wakaf tunai secara historis dan yuridis telah pernah dipraktekkan oleh umat Islam sejak abad kedua Hijriyah. Saat ini wakaf tunai diartikan sebagai wakaf yang dilakukan oleh seseorang, kelompok orang, lembaga atau badan hukum dalam bentuk uang tunai. Termasuk dalam pengertian uang dalam definisi ini adalah surat-surat berharga, saham dan cek. Wakaf tunai atau wakaf uang hanya boleh disalurkan dan digunakan untuk hal-hal yang dibolehkan oleh Syariat Islam. Dan nilai pokok dari wakaf tunai atau wakaf uang itu harus dijamin kelestariannya, tidak boleh dijual, tidak boleh dihibahkan dan tidak boleh diwariskan. Potensi wakaf tunai di Indonesia adalah sangat besar, akan tetapi hingga saat ini potensi tersebut belum sepenuhnya tergali secara baik dan maksimal. Meskipun konsep wakaf tunai telah didukung dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia sejak tahun 2002 dan Undang-Undang dari pemerintah sejak tahun 2004, konsep wakaf tunai belum terimplementasikan secara baik dan maksimal. Peneliti melihat bahwa salah satu penyebab kegagalan sosialisasi dan usaha implementasi konsep wakaf tunai di tengah masyarakat Indonesia dikarenakan tidak melibatkan secara baik salah satu institusi yang sangat berpengaruh dalam proses pembelajaran dan pendidikan ajaran agama Islam yaitu masjid. Oleh karena itu penelitian tentang potensi pengembangan wakaf tunai melalui masjid menjadi penting untuk dilakukan. Untuk mengetahui potensi pengembangan wakaf tunai melalui masjid, peneliti memfokuskan penelitian terhadap faktor takmir masjid. Penelitian ini dilakukan di kota Yogyakarta. Oleh karena itu penelitian ini diarahkan untuk pertama, mendiskripsikan tingkat pengetahuan, persepsi dan minat para takmir masjid di kota Yogyakarta terhadap konsep wakaf tunai. Kedua, mendiskripsikan pengaruh pengetahuan dan persepsi dari para takmir tentang wakaf tunai terhadap minat para takmir pada konsep wakaf tunai. Ketiga, mengetahui sejauhmana konsep wakaf tunai berpotensi untuk dikembangkan melalui masjid di kota Yogyakarta, sebagai sarana pemberdayaan ekonomi umat. Dengan menggunakan metode penelitian survei sekaligus dilengkapi dengan tehnik wawancara dan observasi, hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat variabel pengetahuan para takmir terhadap konsep wakaf tunai adalah baik. Sedangkan tingkat variabel persepsi dan minat para takmir terhadap wakaf tunai adalah sangat baik. Meskipun demikian hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pengetahuan dan persepsi tidak memberi pengaruh signifikan terhadap variabel minat. Akan tetapi sifat hubungan antara ketiga variabel tersebut tetap bersifat positif artinya semakin meningkat tingkat pengetahuan dan persepsi maka variabel minat akan meningkat pula. Selanjutnya setelah menggabungkan hasil analisa data, ditambah dengan hasil wawancara dan observasi dapat disimpulkan bahwa konsep wakaf tunai berpotensi sangat baik untuk dikembangkan melalui masjid-masjid di kota Yogyakarta.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By