Pra Rancangan Pabrik Isopropanolamine dari Amonia dan Propilen Oksida dengan Kapasitas 15.000 Ton/tahun
| dc.Identifier.NIM | 18521191 | |
| dc.contributor.author | Purnomo, Heru | |
| dc.contributor.author | Tanaya, Wendy Firstian Hadwinson | |
| dc.date.accessioned | 2024-04-01T05:28:33Z | |
| dc.date.available | 2024-04-01T05:28:33Z | |
| dc.date.issued | 2024 | |
| dc.description.abstract | Isopropanolamin banyak digunakan dalam industri kimia sebagai surfaktan, bahan kosmetik, absorber dalam refinery gas, metal working, bahan tambahan dalam industri semen, dan lain-lain. Untuk memenuhi kebutuhan isopropanolamin dalam negeri dan peluang ekspor, maka dirancang pabrik isopropanolamin dengan kapasitas 15.000 ton/tahun menggunakan bahan baku propilen oksida dan amonia. Pabrik direncanakan berdiri di kawasan industri Palembang, Sumatera Selatan pada tahun 2026. Reaksi pembentukan isopropanolamin dari propilen oksida dan amoniak melalui proses Ammonolisis. Hasil reaksi adalah Monoisopropanolamin (MIPA), Diisopropanolamin (DIPA), dan Triisopropanolamin (TIPA). Reaksi berlangsung pada suhu 32°C dan tekanan 1 atm dalam reaktor alir tangki berpengaduk. Konversi propilen oksida untuk reaksi ini adalah 98,8%. Produk yang dihasilkan adalah MIPA, DIPA dan TIPA dengan rasio berat produk adalah 49,3%, 45,5%, dan 5,2%. Unit pendukung proses pabrik meliputi unit pengadaan air,steam, udara tekan, tenaga listrik, dan bahan bakar. Pabrik juga didukung laboratorium yang mengontrol mutu bahan baku dan produk serta bahan buangan pabrik berupa cairan dan gas. Limbah cair berasal dari air buangan sanitasi.. Bentuk perusahaan yang dipilih adalah Perseroan Terbatas (PT), dengan struktur organisasi line and staff. Sistem kerja karyawan berdasarkan pembagian jam kerja terdiri dari karyawan shift dan non- shift dengan jumlah karyawan 138 orang. Hasil analisis ekonomi diperoleh, ROI (Return on Investment)sebelum dan sesudah pajak sebesar 41% dan 32,58%, POT (Pay Out Time) sebelum dan sesudah pajak selama 2 dan 2,3 tahun, BEP (Break Event Point) 59,81%, dan SDP 46,98%. Sedangkan DCF (Discounted Cash Flow) sebesar 16,70%. Jadi dari segi ekonomi pabrik tersebut layak dipertimbangkan untuk didirikan. | en_US |
| dc.identifier.uri | repository.uii.ac.id/handle/123456789/48651 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Pra Rancangan Pabrik | en_US |
| dc.subject | Isopropanolamine | en_US |
| dc.subject | Amonia | en_US |
| dc.subject | Propilen Oksida | en_US |
| dc.title | Pra Rancangan Pabrik Isopropanolamine dari Amonia dan Propilen Oksida dengan Kapasitas 15.000 Ton/tahun | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |