<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Penerapan Perencanaan Pengendalian Prestasl Kerja Proyek Bangunan Gedung Menggunakan Work Breakdown Structure dan Kurva-S

Abstract

Pengendalian merupakan usaha yang sistematis untuk menentukan standar dengan sasaran perencanaan, membandingkan pelaksanaan dengan standar, menganalisis kemungkinan adanya penyimpangan antara pelaksanaan dan standar, kemudian mengambil tindakan perbaikan yang diperlukan dalam rangka mencapai keberhasilan tujuan proyek. Dalam suatu proyek yang relatif kecil, biasanya pengendalian dilakukan dengan membuat satu kurva-S yang mencakup keseluruhan lingkup kegiatan proyek, sehingga penyimpangan yang terjadi selama proses pelaksanaan dapat dilihatdari kurva pengendalian tersebut. Jika hal ini terjadi pada proyek yang relatif kompleks atau luas maka penyebab timbulnya penyimpangan akan sulit dideteksi dengan cepat jika hanya dengan satu kurva pengendalian yang meliputi keseluruhan lokasi proyek. Pada kondisi seperti ini dapat dilakukan pengendalian dengan memecah rangkaian kegiatan proyek berdasarkan susunan tertentu atau disebut dengan penjabaran WBS ( Work Breakdown Structure )dengan level-level tertentu sesuai kebutuhan. Dalam tugas akhir ini dilakukan perencanaan pengendalian dengan penjabaran struktur berdasarkan lantainya sampai dengan level ke-3. Dari hasil perencanaan pengendalian waktu, biaya dan material berdasarkan WBS maka diperoleh jadwal waktu pelaksanaan kegiatan proyek dan anggaran biaya serta kebutuhan material semen yang lebih terperinci untuk melaksanakan setiap item pekerjaan pada masing-masing lantai proyek. Dengan ini maka pelaksanaan pengendalian proyek diharapkan dapat dilakukan dengan lebih mudah dan terfokus pada masing-masing lantai proyek, sehingga penyimpangan yang terjadi dapat lebih mudah diketahui letak terjadinya.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By