<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

The Effect of Income Smoothing Towards Abnormal Return: The Case of Listed Non-Manufacturing Company in Jakarta Stock Exchange

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada-tidaknya perbedaan rata-rata abnormal returns kumulatif antara perusahaan yang melakukan perataan laba dengan yang tidak, serta untuk mengetahui pengaruh perataan laba terhadap rata-rata abnormal return kumulatif. Metode penelitian yang digunakan adalah Event Study dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling atas populasi perusahaan non manufaktur yang terdaftar di BEJ. Data dikumpulkan dengan teknik documenter dari publikasi Pasar Modal di Indonesia melalui berbagai media kemudian dianalisis menggunakan uji statistic. Dari 144 sampel perusahaan yang diteliti, ternyata sebanyak 39 perusahaan melakukan perataan laba dan yang 105 perusahaan tidak melakukan. Pada tingkat kepercayaan 95%, perusahaan perata laba memberikan abnormal return kumulatif yang lebih besar dibandingkan dengan perusahaan bukan perata laba, dan secara empiris ternyata perataan laba serta ukuran perusahaan mempunyai pengaruh nyata yang tidak dapat diabaikan terhadap abnormal return kumulatif selama 10 hari setelah pengumuman publikasi laporan keuangan. Berdasarkan fenomena diatas, manfaatnya bagi calon investor bahwa membeli saham perusahaan yang melakukan perataan laba akan lebih menguntungkan dari pada yang tidak melakukan perataan laba, dan membeli saham perusahaan yang lebih besar maka harapan memperoleh keuntungannya akan lebih besar pula.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By