Analisis Fasilitas Bukaan Median dan Kinerja Ruas Jalan pada Jalan Pangeran Antasari Kota Samarinda
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Jalan Pangeran Antasari merupakan ruas jalan empat lajur dan dua arah yang terbagi oleh
median serta termasuk kategori jalan perkotaan. Jalan Pangeran Antasari terdapat empat fasilitas
putaran balik. Namun, terdapat bukaan median yang sering dimanfaatkan oleh pengguna jalan.
Fasilitas tersebut merupakan salah satu jalan untuk menuju Jalan Siradj Salman. Jalan Siradj Salman
merupakan jalan alternatif untuk mempersingkat dan dapat menuju akses jalan lain seperti Jalan
Bhayangkara, Jalan Anggur, Jalan Pasundan, Jalan KS. Tubun, serta Jalan Wijaya Kusuma. Akibat
hal tersebut ruas Jalan Pangeran Antasari mengalami tundaan dan antrean kendaraan Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui kinerja bukaan median, kinerja ruas jalan pada kondisi eksisting dan
kondisi tanpa bukaan median, serta alternatif solusi peningkatan pada jalan tersebut.
Pada penelitian ini, data yang digunakan meliputi data primer yaitu volume lalu lintas,
volume pada bukaan median, kecepatan kendaraan, panjang antrean, tundaan, driving behavior, dan
hambatan samping serta data sekunder yaitu data geomerti jalan. Pengambilan data dilakukan pada
hari Rabu 14 September 2022 dan Sabtu 17 September 2022 pada jam 16.00-19.00 WITA. Proses
analisis data dilakukan berdasarkan MKJI 1997, evaluasi bukaan median berdasarkan PPB Nomor
06/BM/2005, serta pemodelan dilakukan dengan software VISSIM, sedangkan proses validasi
digunakan rumus GEH untuk kinerja ruas jalan dan rumus MAPE untuk kinerja bukaan median..
Kinerja bukaan median pada kondisi eksisting untuk arah Utara ke Selatan mengalami
panjang antrean dan tundaan berturut-turut sebesar 17,28 meter dan 12,08 detik dan Arah Selatan ke
Utara nilai panjang antrean sebesar 24,59 meter dan tundaan sebesar 9,86 detik. Kinerja ruas jalan
pada kondisi eksisting untuk arah Utara ke Selatan nilai derajat kejenuhan sebesar 0,47 dan
kecepatan rata-rata kendaraan sebesar 28,33 km/jam dengan tingkat pelayanan E dan arah Selatan
ke Utara nilai derajat kejenuhan sebesar 0,64 dan kecepatan rata-rata kendaraan sebesar 29,78
km/jam dengan tingkat pelayanan E. Kinerja ruas jalan tanpa bukaan median, didapatkan hasil untuk
arah Utara ke Selatan didapatkan nilai kecepatan rata-rata kendaraan sebesar 52,48 km/jam dengan
tingkat pelayanan D dan arah Selatan ke Utara nilai kecepatan rata-rata kendaraan sebesar 48,23
km/jam dengan tingkat pelayanan E. Alternatif solusi yaitu menggeser posisi bukaan median sejauh
100 meter ke arah Utara dan menambah bukaan median baru dengan jarak 100 meter dari bukaan
median sebelumnya merupakan alternatif solusi terbaik. Berdasarkan hasil alternatif tersebut untuk
arah Utara ke Selatan didapatkan nilai kecepatan kendaraan rata-rata meningkat sebesar 68,60%,
panjang antrean menurun sebesar 98,49%, dan tundaan menurun sebesar 91,85%, sedangkan arah
Selatan ke Utara didapatkan nilai kecepatan kendaraan rata-rata meningkat sebesar 48,72%, panjang
antrean menurun sebesar 72,65%, dan tundaan menurun sebesar 73,25%.