Analisis Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Industri Manufaktur di Pt Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Cirebon
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan tempat kerja yang aman, sehat, dan produktif. Tanpa pengelolaan yang baik, berbagai potensi bahaya di lingkungan kerja dapat menimbulkan risiko kecelakaan dan gangguan kesehatan bagi pekerja. Untuk itu, penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) menjadi upaya strategis dalam menjamin setiap aktivitas kerja berjalan sesuai standar dan ketentuan yang berlaku. Penelitian ini dilakukan di PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Unit Cirebon dengan tujuan untuk mengevaluasi sejauh mana penerapan SMK3 sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 serta mengidentifikasi faktor yang paling berpengaruh terhadap efektivitas penerapannya. Metode penelitian yang digunakan meliputi pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara, serta penyebaran kuesioner kepada responden di divisi SHE (Safety, Health, and Environment) dan difokuskan pada dua elemen SMK3. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan uji validitas dan uji reliabilitas menggunakan bantuan software IBM SPSS Statistic 25 untuk memastikan ketepatan dan konsistensi instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerapan SMK3 di PT Indocement Tunggal Prakarsa TBK Unit Cirebon mencapai 100% pada seluruh tingkatan dengan kategori memuaskan, yaitu tingkat awal, tingkat transisi, dan tingkat lanjutan. Hal ini menandakan bahwa kriteria dalam PP No. 50 Tahun 2012 telah terpenuhi. Meski demikian, aspek kualitas Alat Pelindung Diri (APD) tetap menjadi fokus penting untuk terus dijaga agar pelaksanaan K3 di lingkungan kerja dapat berjalan optimal dan berkesinambungan.