Pencegahan Cedera Lutut Pada Pemain Sepak Bola dengan menggunakan Pelatihan Fifa 11+: Sebuah Scoping Review
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Latar Belakang: Sepak bola adalah olahraga yang sangat populer di seluruh
dunia. Menurut FIFA, ada sekitar 270 juta pemain sepak bola yang terdaftar di
seluruh dunia. Banyaknya peminat dalam permainan sepak bola mempengaruhi
peningkatan jumlah atlet sepak bola di seluruh dunia. Cedera merupakan salah
satu kejadian yang paling sering dialami oleh para atlet pemain sepak bola.
Dampak cedera yang paling sering terjadi pada atlet adalah pada ekstremitas
bawah, terutama lutut. Bagian lutut yang paling sering mengalami cidera adalah
ligamen ACL, MCL dan cedera pada meniskus. Hal ini menjadi fokus utama bagi
mereka yang terlibat dalam perawatan atlet, termasuk atlet itu sendiri. Persiapan
sebelum permainan sepak bola seperti pemanasan, peregangan, dan peningkatan
daya tahan tubuh atlet mempengaruhi performa serta dapat menurunkan risiko
cedera pada atlet.
Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana pengaruh program pelatihan FIFA 11+
terhadap pencegahan cedera lutut pada pemain sepak bola.
Metode: Penelitian ini dilakukan dengan mereview jurnal uji coba terkontrol secara
acak (RCT) yang meneliti efek program pelatihan FIFA 11+ terhadap cedera lutut
pada pemain sepak bola. Pencarian jurnal dilakukan pada datebase National
Centre for Biotechnology Information (NCBI), Science direct, Sage Journal, dan
Link Springer.
Hasil: Berdasarkan telaah review dari 12 jurnal, terdapat 9 jurnal yang
menyatakan bahwa pelatihan FIFA 11+ memberikan efek yang signifikan terhadap
pencegahan dan penurunan cedera lutut pada pemain sepak bola baik anak-anak
maupun remaja. Namun, terdapat 3 jurnal yang hasilnya tidak berubah secara
signifikan untuk mengurangi risiko cedera lutut pada pemain sepak bola. Artikel
tersebut menyebutkan bahwa program pelatihan FIFA 11+ meningkatkan
stabilisasi sendi yang meningkatkan sudut fleksi sendi lutut sehingga dapat
mengurangi risiko cedera ligament krusiatum anterior. Selain itu, pelatihan FIFA
11+ juga meningkatkan rekrutmen motorik yang berperan dalam kontrol
neuromuskular yang dapat membantu menjaga keselarasan tubuh dan
keseimbangan postural dinamis sehingga dapat mencegah cedera lutut. FIFA 11+
juga melatih fleksibilitas yang dapat mengurangi dinamika valgus dan memperkuat
rantai otot posterior (otot fleksor lutut dan otot abduktor pinggul) yang berpengaruh
terhadap penurunan tingkat cedera lutut.
Simpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pada pelatihan
FIFA 11+ terhadap penurunan tingkat cedera lutut pada pemain sepak bola.