Penerapan Software Winjulea Sebagai Pendukung Analisis Perkerasan Pada Ruas Jalan Pakem-kaliurang KM 17 - 19 Menggunakan Bina Marga 2017 dan Bina Marga 2024
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Jalan raya memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas sosial, ekonomi, dan mobilitas masyarakat. Kondisi lalu lintas yang padat pada ruas Jalan Pakem–Kaliurang KM 17-19, Yogyakarta, menyebabkan perlunya evaluasi struktur perkerasan untuk menjamin umur rencana dan kenyamanan berkendara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja perkerasan lentur dengan metode Bina Marga 2017 dan Bina Marga 2024 menggunakan pendekatan mekanistik–empiris yang didukung oleh software WinJULEA. Analisis dilakukan terhadap kondisi eksisting serta dua alternatif perbaikan desain untuk masing-masing metode dengan mempertimbangkan nilai regangan horizontal, dan vertikal akibat beban lalu lintas rencana selama 20 tahun. Penelitian menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Energi Sumber Daya Mineral (PU-ESDM) Daerah Istimewa Yogyakarta yang berupa data ketebalan lapisan perkerasan, sifat material, dan data lalu lintas. Hasil analisis menunjukan bahwa kondisi perkerasan ruas jalan Pakem - Kaliurang memerlukan perbaikan atau penguatan lapisan pondasi dan tanah dasar agar kinerjanya tetap optimal karena rutting dan deformasi muncul jauh lebih cepat. Alternatif terbaik untuk Bina Marga 2017 adalah struktur AC-WC, AC-BC, AC Base, dan LFA Kelas A, sedangkan untuk Bina Marga 2024 adalah AC-WC, AC-BC, AC Base, serta LFA Kelas A, B, dan C. Kedua alternatif tersebut memenuhi umur rencana 20 tahun dengan kinerja optimal terhadap beban lalu lintas. Hasil menunjukkan bahwa pada Bina Marga 2024 memberikan nilai ketahanan terhadap kerusakan yang lebih tinggi dibanding Bina Marga 2017. Maka, penelitian ini merekomendasikan penggunaan alternatif desain Bina Marga 2024 untuk meningkatkan umur dan kinerja jalan di ruas tersebut.