Tinjauan Instrumen Geoekonomi Intervensi Rusia Pada Konflik Internal Suriah Tahun 2017-2019
| dc.Identifier.NIM | 17323030 | |
| dc.contributor.advisor | Geradi Yudhistira, S.Sos, M.A | |
| dc.contributor.author | YOMA AKBAR NUGRAHA | |
| dc.date.accessioned | 2021-08-05T07:27:57Z | |
| dc.date.available | 2021-08-05T07:27:57Z | |
| dc.date.issued | 2021-04-19 | |
| dc.description.abstract | Rusia merupakan negara sekutu yang mengintervensi konflik internal Suriah. Intervensi tersebut direalisasikan sebagai upaya demi mempertahankan kekuasaan Presiden Suriah, yaitu Bashar Al-Assad. Dukungan yang diberikan Rusia melalui intervensi militer, atas permintaan resmi dari sang pemimpin untuk memusnahkan kelompok pemberontak yang berusaha melengserkan kepemimpinannya. Sejak akhir tahun 2017, Rusia menetapkan kekuatan militer permanen, untuk menonjolkan kekuatan militernya di kawasan Timur Tengah maupun internasional. Konsern utama Rusia dalam intervensi, nyatanya berdasar pada tujuan utamanya yaitu memaksimalkan kepentingan nasionalnya, terutama kepentingan ekonomi di wilayah Suriah dan kawasan Timur Tengah. Penulis akan meninjau bagaimana kebijakan Rusia dalam melakukan intervensi konflik Suriah melalui perspektif geoekonomi, melalui intsrumen geoekonomi yang ada sebagai landasan konsep teori. Penggunaan instrumen geoekonomi berupa trade policy, investment policy, dan national governing and comodities untuk meninjau Rusia dalam mewujudkan potensi pada peluang keuntungan, sebagai cara dalam memaksimalkan kepentingan geoekonomi berkelanjutan pada keterlibatannya di konflik Suriah hingga tahun 2019. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/31377 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Rusia-Suriah, | en_US |
| dc.subject | Geoekonomi, | en_US |
| dc.subject | Intervensi, | en_US |
| dc.subject | Kebijakan, | en_US |
| dc.subject | Kepentingan nasional. | en_US |
| dc.title | Tinjauan Instrumen Geoekonomi Intervensi Rusia Pada Konflik Internal Suriah Tahun 2017-2019 | en_US |