Analisis Kinerja Manajemen Rantai Pasok dengan Indikator Scor Versi 12.0.
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Pelaksanaan proyek konstruksi dikatakan sukses maka harus dipenuhi kriteria dalam mengelola proyek konstruksi dengan batasan tepat terhadap waktu, biaya, dan mutu. Pendekatan untuk dipenuhi kriteria tersebut dengan penerapan konstruksi ramping dengan dilaksanakan manajemen rantai pasok. Pada proyek konstruksi manajemen rantai pasok perlu diukur kinerjanya untuk mengetahui sejauh mana dalam pekerjaan proyek dalam menjalankan rantai pasok. Kinerja rantai pasok ditentukan berdasarkan pelaksnaan operasional selam pekerjaan berlangsung hingga akhir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur kinerja rantai pasok dengan pendekatan indikator Supply Chain Operation (SCOR) berupa atribut performa dan pengaruh dari hasil nilai kinerja manajemen rantai pasok terhadap pelaksanaan proyek. Metode penelitian yang digunakan berupa pengamatan langsung dan wawancara beberapa pihak yang terlibat pelaksanaan pekerjaan proyek dengan cara dilakukan pengisian kuisioner chekhlist terhadap pendekatan indikator SCOR dengan outpu nilai aktual setiap Atribut performa yakni reliability, responsiveness, dan agility. Serta dilakukaan anlisis data berupa penilaian persentase dengan metode Frequency Index didapatkan hasil kinerja manajemen rantai pasok dan metode Analytical Hierarchy Proces (AHP) digunakan untuk mengetahui seberapa besar faktor pengaruh terhadap kinerja manajemen rantai pasok. Hasil analisis yang didapat dari penilitian ini yaitu kinerja manajemen rantai pasok sebesar 84,33% atau masuk kategori baik pada Proyek Pembangunan Pengaman Muara Sungai Bogowonto Sisi Timur (KSN YIA), sehingga pada pelaksanaan proyek sesuai dengan batasan tepat terhadap waktu dan mutu. Adapun dari kriteria indikator terendah diketahui proses yang paling mempengaruhi nilai kinerja rantai pasok berada pada item penagihan mengalami keterlambatan dalam pembayaran sebesar 49%.