<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Pemodelan Lalu Lintas di Kawasan Kotagede Menggunakan Piranti Lunak Vissim (Traffic Modeling Analysis Using Vissim Software in Kotagede Region)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Kawasan Kotagede adalah sebuah kecamatan di wilayah administrasi Kota Yogyakarta. Pada kawasan ini terdapat Pasar Kotagede yang ramai dikunjungi pada hari tertentu setiap Legi (kalender Jawa) sehingga menyebabkan ruas jalan menjadi macet. Letak Pasar Kotagede dihimpit oleh tiga ruas jalan lokal yaitu Jalan Karanglo di sebelah timur, Jalan Mondorakan di sebelah barat dan Jalan Kemasan di sebelah utara. Maka dari itu diperlukan penelitian untuk mengetahui kinerja lalu lintas di ruas-ruas jalan di Kawasan Kecamatan Kotagede pada kondisi eksisting dan untuk dapat memodelkan berbagai alternatif yang dapat digunakan untuk menangani permasalahan lalu lintas. Pengambilan data menggunakan metode traffic counting dan selanjutnya didapatkan jam puncak pada masing-masing ruas jalan. Selanjutnya data tersebut dapat diolah dan dimasukkan ke dalam software PTV Vissim untuk didapatkan kinerja ruas jalan dan untuk mencari skenario yang cocok digunakan di Kawasan Kotagede. Berdasakan pengamatan langsung di lapangan diperoleh jam puncak pagi pada pukul 06.15-07.15 WIB hari kerja pasaran Legi. Hasil dari analisis output Vissim menunjukkan bahwa 2 ruas jalan memiliki VC ratio tinggi yaitu ruas Jalan Kemasan dan ruas Jalan Mondorakan. Ruas Jalan Kemasan memiliki VC ratio sebesar 0,71 dengan kecepatan kendaraan 14,17 km/jam dan ruas Jalan Mondorakan memiliki VC ratio sebesar 1,03 dengan kecepatan kendaraan 20,08 km/jam. Dengan dilakukan beberapa skenario yaitu skenario 1,2 dan 3 maka didapatkan hasil VCR Skenario 1 (pemberlakuan jalan sistem satu arah Barat ke Timur Khusus Mobil pada Jalan Mondorakan dan Selatan ke Utara pada Jalan Kemasan) Jalan Kemasan sebesar 1,19 dengan kecepatan 12,22 km/jam dan VCR pada Jalan Mondorakan sebesar 0,83 dengan kecepatan 20,70 km/jam, kemudian hasil VCR Skenario 2 (pemberlakuan jalan sistem satu arah untuk mobil penumpang pada arah Utara ke Selatan pada Jalan Kemasan, Timur ke Barat pada Jalan Mondorakan) Jalan Kemasan sebesar 0,67 dengan kecepatan 15,58 km/jam dan VCR pada Jalan Mondorakan 2,24 dengan kecepatan 18,29 km/jam, kemudian hasil VCR Skenario 3 (pemberlakuan jalan sistem satu arah Barat ke Timur Khusus Mobil pada Jalan Mondorakan, Selatan ke Utara pada Jalan Kemasan-Simpang Nyi Pembayun dan Utara ke Selatan pada Jalan Kemasan Simpang Nyi Pembayun) dengan nilai VCR Jalan Kemasan 0,98 dengan kecepatan 11,78 km/jam dan VCR pada Jalan Mondorakan 0,78 dengan kecepatan 21,12 km/jam. Apabila dilihat dari besarnya VCR dari total semua ruas jalan yang terdiri dari 14 ruas jalan tersebut, skenario terbaik terdapat pada Skenario 3 dengan VCR <1 yaitu dengan pemberlakuan akses kendaraan satu arah untuk tipe kendaraan mobil penumpang pada arah Barat ke Timur pada Jalan Mondorakan, arah Selatan ke Utara pada Jalan Kemasan-Simpang Nyi Pembayun dan arah Utara ke Selatan pada Jalan Kemasan-Simpang Nyi Pembayun.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By