<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Faktor Yang Memengaruhi Niat Tindakan Whistleblowing pada Dinas Sosial Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Seiring berkembangnya teknologi dan zaman, kecurangan (fraud) merupakan masalah yang bersifat global, organisasi pada setiap wilayah di dunia memiliki potensi terjadinya kecurangan. Pemerintah memiliki tugas dan tanggungjawab memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan guna tercapainya kesejahteraan masyarakat. Akan tetapi belum semua aparat atau pegawai pemerintahan yang menyadari akan pentingnya tugas dan tanggungjawab tersebut. Hal ini diperkuat dengan adanya 53 kasus penyelewengan dana bansos Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebagai penanggulangannya, Pemerintah memfasilitasi sistem whistleblowing disertai dengan undang-undang yang menjamin keamanan whistleblower, akan tetapi hal tersebut tidak menjamin seluruh pihak bersedia melakukan pelaporan. Hal tersebut mendorong penelitian ini menganalisis faktor yang memengaruhi niat tindakan whistleblowing pada Dinas Sosial Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Objek penelitian ini adalah seluruh pegawai yang berada pada Dinas Induk Dinas Sosial Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Sumber data dengan menggunakan kuisioner yang diberikan secara offline. Dan Alat analisis yang digunakan yaitu SmartPLS 4.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap, personal cost of reporting, komitmen organisasi, tingkat keseriusan kecurangan, dan religiustias berpengaruh positif terhadap niat tindakan whistleblowing.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By