<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Strategi Pembelajaran Ilmu Tajwid dengan Menggunakan Metode Bernyanyi di TPA Miftahul Fallah Desa Mrinen, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Dalam penelitian ini, peniliti mencoba menganalisis permasalahan yang terjadi dan mencoba untuk memecahkan permasalahan atau situasi dan kondisi yang terjadi di lapangan. Adapun masalah yang mendorong diadakan penelitian yaitu rendahnya minat santri dalam mempelajari ilmu tajwid, serta banyaknya masyarakat yang belum bisa membaca al-Qur'an. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mencari informasi, mengumpulkan data, menganalisis, serta membuat kesimpulan tentang implikasi metode bernyanyi pada pembelajaran ilmu tajwid di TPA Miftahul Fallah Desa Mrinen, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Jenis penelitian yang digunakan yaitu menggunakan penelitian kualitatif, pendekatan yang digunakan adalah deskriptif. Adapun subjek peneliti yaitu Santri TPA Miftahul Fallah dan Guru TPA Miftahul Fallah. Pada penelitian ini menggunakan Purposive Sampling. Seperti yang telah dikemukakan bahwa purposive sampling adalah penentuan informan dilakukan secara sengaja berdasarkan tujuan dan maksud tertentu agar keterangan yang diberikan dapat dipertanggungjawabkan. Dalam penelitian kualitatif, metode yang biasa digunakan yaitu menggunakan metode observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat diambil kesimpulan tentang implikasi metode bernyanyai pada pembelajaran ilmu tajwid di TPA Miftahul Falah. Strategi yang digunakan yaitu: menggunakan nada dan lirik yang mudah dihafal, menggunakan media audio visual, dan menggunakan gerakan. Selain itu penulis juga menemukan dampak yang dirasakan dalam penggunaan metode bernyanyi yaitu: menciptakan suasana yang positif, pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, dan mudah memahami materi pembelajaran. Dalam implementasi metode bernyanyi ada dua kendala yang dirasakan, diataranya yaitu: kemampuan guru dalam membuat lirik dan nada yang mudah dihafal, dan kemampuan peserta didik dalam menghafal.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By