<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Crash Program pada Proyek Bendung Petahunan Brebes dengan Lembur dan Penambahan Tenaga Kerja

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Dalam suatu pembangunan proyek konstruksi sangat diperlukan adanya sistem yang efektif untuk mengatasi keterbatasan sumber daya manusia dan sumber dana yang ada agar supaya keterlambatan pekerjaan dari jadwal yang sudah direncanakan dapat diatasi secepatnya. Dalam rangka mempercepat waktu penyelesaian pekerjaan, altematif yang dapat digunakan adalah dengan melakukan Crash Program, yaitu dengan menambah jumlah tenaga kerja atau dengan menambah jam kerja (lembur), sehingga perlu diadakan studi tentang efektifitas kedua alternatif tersebut dari segi waktu pelaksanaan pekerjaan, produktifitas tenaga kerja, perolehan volume pekerjaan, dan upah tenaga kerja, Studi dilakukan pada Proyek Bendung Petahunan di Kabupaten Brebes Jawa Tengah, karena proyek tersebut memerlukan sistem penambahan tenaga kerja atau penambahan jam kerja. Pekerjaan sehari normal dilakukan mulai pukul 08.00 sampai dengan pukul 16.00, sedangkan untuk pekerjaan lembur dilakukan pada pukul 17.00 sampai dengan pukul 21.00. Setelah dilakukan studi terhadap proyek tersebut, ternyata upah tenaga kerja pada pekerjaan lembur lebih besar dibanding dengan upah pada penambahan tenaga kerja. Hasil dari analisis dan pembahasan studi ini adalah bahwa dalam tinjauan waktu pelaksanaan yang sama, pekerjaan dengan sistem penambahan tenaga kerja lebih efektif dari segi perolehan volume pekerjaan maupun biaya tenaga kerjannya. Dengan adanya penambahan tenaga kerja ini tentunya untuk penyelesaian pekerjaan secara keseluruhan akan lebih cepat sehingga dapat memberikan manfaat yang besar bagi proyek konstruksi tersebut.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By