<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Peran Bank Sampah dalam Pengelolaan Sampah Organik di Kabupaten Sleman Bagian Barat Sebagai Bentuk Edukasi Masyarakat

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Pada tahun 2020 daerah Kabupaten Sleman tercatat pada website SIPSN sebagai Kabupaten / Kota dengan timbulan sampah terbanyak se – Priovinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebanyak 256,210.07 ton / tahun dari total timbulan sampah di DIY sebanyak 773,849.72 ton / tahun. Sampah organik sendiri merupakan komposisi sampah terbesar di D.I.Y sebanyak 63,86% dari total timbulan sampah yang dihasilkan oleh Provinsi Yogyakarta pada tahun 2020. Di Kabupaten Sleman bagian barat sendiri kebanyakan Bank Sampah belum menerima sampah organik, akan tetapi Bank Sampah memiliki peran tersendiri untuk mengedukasikan masyarakat disekitarnya untuk mengolah sampah organik sendiri. Ada berbagai pemanfaatan yang telah dilakukan seperti pembuatan kompos dengan berbagai metode, pembuatan POC (Pupuk Organik Cair), pembuatan eco enzym, dijadikan pakan ternak, dan lain sebagainya. Tidak seluruh pengurus, anggota, dan nasabah telah melakukan pengolahan sampah organik secara mandiri, tercatat dari penelitian yang telah dilakukan terdapat sekitar 67% dari total pengurus pada masing – masing Bank Sampah dan 40% dari total anggota dari masing – masing Bank Sampah pada Kabupaten Sleman bagian barat yang telah melakukan pengolahan sampah organik. Ada beberapa kendala seperti tidak adanya waktu untuk mengolah sampah organik, kurangnya pengetahuan tentang pengolahan sampah organik, kurangnya kesadaran terhadap pentingnya mengolah sampah organik. Tidak sedikit dari mereka optimis bahwa apabila pengolahan sampah organik dilakukan pada tingkat Bank Sampah maka akan mendapatkan manfaat yang cukup banyak.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By