ANALISIS BIAYA DAN PERCEPATAN DURASI PROYEK MENGGUNAKAN SISTEM SHIFT DAN PENAMBAHAN JUMLAH TENAGA KERJA (Studi Kasus: Pembangunan Rumah Susun Sabhara, Paingan, Yogyakarta)
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Proyek konstruksi sering terjadi di luar rencana dan berada di luar kendali kontraktor serta keterlambatan dalam pekerjaan proyek. Banyak faktor penyebab keterlambatan proyek seperti kurangnya tenaga kerja, cuaca buruk dan kesalahan perencana. Untuk alasan ini, perlu memiliki metode yang digunakan sebagai alternatif yang digunakan untuk mendukung penyelesaian cepat konstruksi proyek. Alternatif yang bisa dilakukan seperti shift use, penambahan jumlah pekerja dan metode konstruksi lebih cepat lainnya. Dalam penelitian ini, durasi analisis percepatan penyelesaian proyek menjadi yang dilakukan pada proyek Rumah Susun Sabhara Paingan adalah dengan menggunakan sistem shift alternatif dan meningkatkan jumlah pekerja untuk mengetahui proyek yang lebih ekonomis dan lebih efisien biaya dengan menggunakan dua alternatif yang disebutkan di atas. Hasil analisis yang dilakukan pada proyek Rumah Susun Sabhara Paingan, diperoleh a total anggaran biaya setelah berakselerasi dengan pergeseran alternatif Rp 874.296.642,68 yang lebih banyak mahal daripada biaya proyek untuk kondisi normal dan durasi yang diperoleh adalah 39 hari 22 hari lebih cepat dari durasi normal 61 hari. Sedangkan sistem alternatif untuk peningkatan jumlah pekerja memperoleh total biaya Rp 855.817.244,64 tetapi durasi yang diperoleh adalah 45 hari atau hanya berkurang 16 hari dari durasi asli 61 hari. Dari penelitian ini itu menyimpulkan bahwa setiap alternatif memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing - baik dari segi biaya dan waktu karena biaya rendah memiliki durasi panjang sedangkan biaya mahal memiliki durasi lebih pendek