<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pemanfaatan Silicone Rubber Mold Bekas Pada Proses SPIN Casting

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Spin Casting adalah sebuah proses pemanfaatan gaya sentrifugal dalam pembuatan produk cor menggunakan cetakan karet. Biasanya, cetakan berbentuk cakram diputar pada sumbunya dengan kecepatan tertentu. Cetakan karet yang digunakan pada spin casting diharapkan mampu menahan panas hingga 500 ̊C. Pada penelitian - penelitian sebelumnya, silicone rubber mold digunakan hanya sekali dikarenakan desain produk yang terdapat pada rubber mold terbatas, yang artinya ketika ingin melakukan proses spin casting kembali dengan desain produk yang berbeda dari yang sudah ada maka harus menggunakan rubber mold yang baru. Dengan adanya permasalahan tersebut, pada kesempatan ini akan dilakukan penelitian mengenai bagaimana cara untuk memanfaatkan silicone rubber mold bekas untuk proses pengecoran spin casting kembali dengan desain produk yang berbeda. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen yaitu metode yang dilakukan dengan percobaan dengan model yang telah ditentukan. Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan, didapatkan kesimpulan yang pertama bahwa dari hasil pengamatan secara visual dan hasil perhitungan persentase deviasi didapatkan hasil produk spin casting dengan kecepatan 750 rpm memiliki hasil yang lebih mendekati dengan master dibanding dengan 800 rpm. Kesimpulan yang kedua, cara untuk memanfaatkan silicone rubber mold bekas adalah, yang pertama dengan mengukur lubang yang ingin digunakan kemudian sesuaikan dengan master yang ingin digunakan, kemudian membuat lubang pada silicone rubber mold bekas sesuai dengan master, lalu memotong silicone rubber baru yang belum di-vulkanisir untuk menambal lubang pada silicone rubber mold bekas yang nantinya akan digunakan untuk membuat pola cetakan dari master (sebagai catatan, perlu melebihkan besarnya rubber dibanding lubang yang dibuat pada rubber mold bekas agar ketika terjadi pemanasan di dalam mesin vulkanisir dan rubber tambalan mengalami penyusutan tidak timbul gap antara lapisan atas dan bawah rubber tambalan), selanjutnya melakukan proses vulkanisir silicone rubber mold untuk membuat pola cetakan pada rubber tambalan dan untuk menguji keberhasilan dari pola cetakan yang dibuat pada rubber tambalan.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By