Perancangan Kembali Pasar Tradisional Demangan di Yogyakarta dengan Pendekatan Arsitektur Metafora yang Ikonik STUDI KASUS : Pasar Tradisional Demangan, Demangan, Kec.Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
| dc.Identifier.NIM | 16512031 | |
| dc.contributor.advisor | Ir. Muhammad Iftironi, MLA | |
| dc.contributor.author | 16512031 Alvin Fadhil Muzakky | |
| dc.date.accessioned | 2021-08-05T03:03:21Z | |
| dc.date.available | 2021-08-05T03:03:21Z | |
| dc.date.issued | 2020 | |
| dc.description.abstract | Pasar Tradisional Demangan berada dikelurahan Demangan yang berada disekitaran kawasan perdagangan dan jasa yang ramai. Di Pasar Tradisional Demangan terjadi permasalahan yaitu desain fasad bangunan pasar tidak menampilkan ikon atau ciri khas sebagai Pasar Tradisional Demangan. Sehingga perlu merancang pasar tradisional yang dapat mengakomodir semua pedagang sehingga pedagang dapat berjualan didalam pasar dan juga menampilkan desain fasad bangunan Pasar Tradisional Demangan yang ikonik dengan penekanan konsep desain dari arsitektur metafora yang diambil dari bentuk sayap burung garuda pada lambang Karaton Ngayogya karta Hadiningrat. Konsep desain fasad diambil dari proses transformasi sayap burung garuda pada lambang Karaton Ngayogyakarta Hadinigrat yang diambil bentukan garis sayapnya kemudian di potong dan ditransformasikan menjadi bentukan atap, kantilever dan juga bentukan potongan dan transformasi dari bulu pada sayap burung garuda yang dijadinya sebagai jendela bangunan. Konsep desain fasad diambil dari burung garuda pada lambang Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat dikarenakan masyarakat terbiasa melihat dan dekat dengan lambang Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat sehingga cocok untuk dijadikan dasar konsep ikonik dari fasad Pasar Tradisional Demangan. Pasar ini juga dirancang memiliki 4 lantai yang dimana lantai dasar digunakan untuk berjualan lapak daging dan ikan, lantai 1 dan 2 digunakan untuk berjualan lapak buah dan sayur, lantai 3 digunakan untuk berjualan kios pecah belah, pakaian, sepatu dll. Dari isu diatas, perancangan Pasar Tradisional Demangan dengan konsep fasad metafora yang ikonik dihararpkan mampu membuat ikon atau ciri khas fasad Pasar Tradisional Demangan untuk disekitaran lokasi pasar. Kata kunci : Pasar, Arsitektur Metafora, Ikonik | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/31352 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Pasar | en_US |
| dc.subject | Arsitektur Metafora | en_US |
| dc.subject | Ikonik | en_US |
| dc.title | Perancangan Kembali Pasar Tradisional Demangan di Yogyakarta dengan Pendekatan Arsitektur Metafora yang Ikonik STUDI KASUS : Pasar Tradisional Demangan, Demangan, Kec.Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta | en_US |