<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Stres Kerja Ditinjau dari Perbedaan Jenis Kelamin pada Perawat

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Tuntutan perawat sebagai salah satu pemberi pelayanan kesehatan yaitu memberi pelayanan dengan mutu yang baik. Perawat memiliki stresor yang tinggi karena perawat setiap hari akan berhadapan dengan aspek lingkungan fisik dan lingkungan psikososial dari pekerjaan. Stres yang dihadapi perawat di dalam bekerja akan sangat mempengaruhi kualitas pelayanan keperawatan yang diberikan kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan stres kerja antara perawat laki-laki dengan perawat perempuan. Hipotesis awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada perbedaan stres kerja pada perawat laki-laki dengan perawat perempuan. Perawat perempuan lebih cenderung mengalami stres kerja dibandingkan dengan perawat laki-laki. Subjek dalam penelitian ini adalah perawat RSUD Kabupaten Sragen, berjumlah 103 terdiri dari 29 perawat laki-laki dan 74 perawat perempuan. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala stres kerja berdasarkan gejala-gejala yang diuraikan oleh Robbins (2009) yang terdiri dari gejala psikologis, fisik dan perilaku dengan koefisien reliabilitas sebesar 0.739. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan Independent Sample t-test melalui program SPSS 15.0 for windows sebagai alat bantu analisis statistik. Hasil analisis data menunjukkan nilai t = -0.151 dengan probabilitas = 0.881. Karena p > 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan stres kerja pada perawat laki-laki dengan perawat perempuan. Sehingga hipotesis ditolak.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By