<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Persepsi Tenaga Kerja terhadap Program Keselamatan Kerja pada Proyek Bangunan Gedung (Studi Kasus Di 3 Proyek Konstruksi: Proyek Perumahan Griya Mahkota, Proyek GOR UII, Proyek Gedung AMP YKPN)

Abstract

Kegiatan Yang melibatkan banyak manusia dan peralatan dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja. Fakta memperlihatkan bidang konstruksi saat ini mengandung resiko yang cukup besar terhadap keselamatan tenaga kerja. Kenyataan ini menunjukkan besarnya jumlah kecelakaan kerja pada proyek konstruksi. Untuk itu diperlukanpenelitian tentangkecelakaan kerja di proyek konstruksi. Tujuan penelitiaan ini adalah mendapatkan rangking program keselamatan kerja menurut persepsi tenaga kerja, dan untuk mengelahui ada tidaknya perbedaan persepsi tenaga kerja pada proyek konstruksi berdasarkan latar belakang pendidikan dan lama waktu bekerja terhadap program keselamatan kerja. Penelitian ini dilakukan dengan cara penyebaran kuisioner di 3 proyek konstruksi gedung dengan jumlah sampel yang diteliti sebanyak 90 tenaga kerja Analisis pengolahan data menggunakan perhitungan statistik manual dan metode Chi-Square dengan menggunakan bantuan Software SPSS versi 10.0. Hasil penelitian didapatkan rangking program keselamatan kerja berdasarkan persepsi tenaga kerja dari satu ketiga berturut-turut: Manajemen Kontraktor, Manajemen Pemerintah dan Penyediaan Alat Keselamatan Kerja. Persepsi tenaga kerja pada program keselamatan kerja ketiga proyek kostruksi gedung berdasarkan nilai rata-rata asymtotic significance adalah Tidak ada perbedaan persepsi tenaga kerja baik berdasarkan latar belakang pendidikan dan berdasarkan pengalaman berkerja pada program keselamatan kerja.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By