<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pemikiran Keuangan Publik Islam Abu Ja'far Ahmad Bin Nasr Ad - Dawud dan Relevansinya dengan Kebijakan Fiskal di Indonesia

dc.Identifier.NIM11913128
dc.contributor.authorAtmaja, Fajar Fandi
dc.date.accessioned2026-04-04T07:42:04Z
dc.date.available2026-04-04T07:42:04Z
dc.date.issued2014
dc.description.abstractKeuangan publik menempati posisi yang strategis untuk menciptakan baldatun tayyibah dengan rakyat yang sejahtera. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis secara komperehensif tentang keuangan publik Islam yang dibahas oleh Abu Ja’far Aḥmad bin Naṣr Ad-Dāwudī dalam magnum opusnya Kitāb al-Amwāl. Tesis ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan data penelitian pustaka (library reseach), dimana penulis melakukan riset terhadap sumber primer kitāb al-Amwāl dan sumber sekunder untuk menguatkan riset ini dengan harapan terpetakannya konsep keuangan publik secara komperehensif. Data esensial dari sumber-sumber primer tersebut selanjutnya dicatat, disusun, diklarifikasikan dan selanjutnya dianalisis sesuai dengan keperluan. Riset ini menggunakan metode deksriptif-analitis, sedangkan pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah pendekatan normatif sosio-historis. Hasil penelitian menunjukkan: pendapatan negara pada era klasik, khususnya pada Dinasti Fātimiyyah meliputi: pendapatan periodik terdiri dari pajak bagi kaum żimmi (Jizyah) dan pajak tanah (Kharāj). Pendapatan negara non periodik terdiri harta rampasan dalam perang (ganīmah) dan harta temuan tanpa perang (fa`i). Selain itu zakat juga dianggap sebagai instrumen yang memberi peran dalam keuangan negara. Dari segi pengeluaran, belanja pokok seperti: belanja militer dan keamanan, belanja pegawai, dan belanja pembangunan. Relevansi dari pemikiran Ad-Dāwudī meliputi keterkaitan ontologis dalam sumber penerimaan, seperti: kharāj yang berwujud PBB, ‘usyr dalam bungkus bea cukai, dan zakat sebagai sumber potensial meski belum terakomodasi dalam APBN. Dalam ranah epistemologis, pemikiran Ad-Dāwudī mempunyai banyak relevansi dengan konsep sentral dalam bidang sosial dan ekonomi. Diantaranya: konsep hak milik, anti korupsi, batas manusia dengan harta, jaminan sosial, dan solidaritas sosial, serta nilai-nilai penting dalam pokok ajaran Islam yang bersentuhan dengan keuangan publik.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/61237
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAd-Dāwudīen_US
dc.subjectKitāb al-Amwālen_US
dc.subjectPemikiran Keuangan Publik Islamen_US
dc.titlePemikiran Keuangan Publik Islam Abu Ja'far Ahmad Bin Nasr Ad - Dawud dan Relevansinya dengan Kebijakan Fiskal di Indonesiaen_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
11913128.pdf
Size:
7.31 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: