Analisis Perbandingan Perencanaan Keuangan Pada Mahasiswa Jurusan Ekonomi Islam (FIAI) Dengan Mahasiswa Jurusan Ilmu Ekonomi (FE) UII Dalam Perspektif Keuangan Islami
| dc.Identifier.NIM | 08423005 | |
| dc.contributor.advisor | H. Nur Kholis, S.Ag, M.Sh.Ec | |
| dc.contributor.author | Feby Trinilasari | |
| dc.date.accessioned | 2022-04-05T01:55:08Z | |
| dc.date.available | 2022-04-05T01:55:08Z | |
| dc.date.issued | 2012 | |
| dc.description.abstract | Dengan berkembangnya gaya hidup yang semakin konsumtif, naiknya inflasi yang membuat kebutuhan hidup di masa yang akan datang akan semakin mahal. Perencanaan keuangan dalam perspektif keuangan islami sangat dibutuhkan oleh masyarakat modern terutama di kota besar untuk mencapai kesejahteraan hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perencanaan keuangan dalam perspektif keuangan islami yang ideal bagi mahasiswa dan membandingkan perencanaan keuangan dalam perspektif keuangan islami antara mahasiswa jurusan ekonomi islam (FIAI) dengan mahasiswa jurusan ilmu ekonomi (FE) UII. Teknik analisis data yang digunakan dalam penilitian ini, menggunakan analisis uji mann whitney yaitu analisis komparasional yang hakikatnya sama dengan uji Independent-Sample Test dengan persyaratan yang lebih longgar. Analisis kuantitatif adalah analisis data dengan menggunakan bentuk-bentuk perhitungan untuk mengetahui sejauh mana perbandingan perencanaan keuangan dalam perspektif keuangan islami pada mahasiswa jurusan ekonomi islam dengan mahasiswa ilmu ekonomi UII. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa: perencanaan keuangan dalam perspektif keuangan islami yang ideal bagi mahasiswa: Menetapkan tujuan dari perencanaan keuangan dalam perspektif islami yaitu untuk mencapai falah dengan menghindari maisir, garar, riba dan dzalim baik dalam mengumpulkan pendapatan maupun membelanjakannya, Memiliki strategi yang dapat dilakukan untuk mengalokasikan pendapatan guna memenuhi kebutuhan hidup dengan membuat catatan keuangan pada buku khusus untuk mencatat rencana pemasukan dan pengeluaran uang setiap minggu. Tiga hal yang diperhatikan dalam mengatur pengeluaran, yaitu: dapat membedakan antara kebutuhan dan keinginan, memilih prioritas terlebih dulu, mengetahui cara yang baik dalam mengeluarkan uang untuk setiap pengeluaran (hemat). Tidak menghambur-hamburkan harta atau bersifat boros, dan hal yang terpenting adalah menumbuhkan kebiasaan menabung dan mengikuti investasi lainnya yang sesuai dengan prinsip syari’ah seperti unit link dan saham, Membersihkan kekayaan dengan infaq dan sadaqah, sesuai dengan anjuran Allah. Adanya penerapan pada rencana keuangan secara disiplin dengan pemantauan secara teratur dari rencana finansial yang telah dibuat. Melakukan pemeriksaan secara rutin pada kondisi keuangan. Terdapat perbedaan perencanaan keuangan dalam perspektif islami islami pada mahasiswa ekonomi islam (FIAI) dengan mahasiswa ilmu ekonomi (FE) UII. Hal ini ditunjukkan dari hasil analisis data menunjukkan bahwa Asymp. Sig. (2-tailed) < level of significant (α) = 0,048 < 0,05. Kata Kunci: Perencanaan Keuangan Dalam Perspektif Keuangan Islami dan Pemantauan | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/36959 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Perencanaan Keuangan Dalam Perspektif Keuangan Islami dan Pemantauan | en_US |
| dc.title | Analisis Perbandingan Perencanaan Keuangan Pada Mahasiswa Jurusan Ekonomi Islam (FIAI) Dengan Mahasiswa Jurusan Ilmu Ekonomi (FE) UII Dalam Perspektif Keuangan Islami | en_US |