<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pasar Seni di Bengkulu Pengolahan Bentuk dan Fasade Bangunan Tradisional Bengkulu Sebagai Pedoman Perancangan

Abstract

Dunia pariwisata saat ini makin mendapat tempat di semua kalangan masyarakat. Media cetak dan elektronik banyak memuat berita, liputan dan ulasan mengenai topik pariwisata. Para ekonom optimis bahwa jika pariwisata dikelola dengan baik maka bidang ini dapat menjadi penghasil devisa yang dibutuhkan dalam pembangunan. Kota Bengkulu, terkenal dengan julukan "Bumi Rafflesia ", sebagai tempat tumbuhnya bunga terbesar di dunia. Kota ini juga menjadi salah satu daerah tujuan wisata yang memiliki kebudayaan dan adat istiadat yang unik, yaitu seni kerajinan, seni tari-tarian, budaya Tabot Bengkulu, alat-alat musik tradisional, dll. Seni kerajinan yang ada di Bengkulu cukup banyak dan menarik, diantaranya adalah seni kerajinan kain batik Besurek, seni kerajinan tenun-tenunan, seni kerajinan dari bahan tumbuh-tumbuhan, bahan batu, bahan logam/besi, bahan kulit, dll. Apabila dikembangkan maka tidak menutup kemungkinan bahwa seni kerajinan ini akan mendatangkan banyak manfaat, antara lain, mendatangkan devisa bagi daerah setempat, memperluas lapangan pekerjaan, meningkatkan hasil industri kerajinan, serta menegakkan kembali sendi budaya daerah setempat. Untuk mewadahi hasil-hasil kerajinan tersebut diperlukan adanya suatu fasilitas yang mampu berperan sebagai wadah promosi di samping juga mewadahi fungsi-fungsi komersial sebagai pendukungnya. Fasilitas tersebut adalah sebuah pasar seni. Pasar seni di Bengkulu sebagai wadah promosi ini diharapkan dapat mencitrakan arsitektur tradisional Bengkulu sebagai identitas dan karakter budaya daerah setempat dengan tidak meninggalkan perkembangan zaman melalui sentuhan modern dan pengolahan bentuk serta fasade bangunan tradisional Bengkulu.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By