Analisis Nutrisi (P & K) dan Logam Berat (Fe & Cu) Pada Sedimen Mangrove di Kawasan Pesisir Baros, Morosari, dan Kubro
| dc.Identifier.NIM | 20513271 | |
| dc.contributor.author | Wicaksono, Rendra Zulis | |
| dc.date.accessioned | 2025-03-04T03:47:34Z | |
| dc.date.available | 2025-03-04T03:47:34Z | |
| dc.date.issued | 2025 | |
| dc.description.abstract | Kawasan pesisir merupakan suatu wilayah peralihan antara ekosistem laut dan darat dengan potensi pemanfaatan sumber daya alam yang besar untuk pendukung dari pembangunan. Namun besarnya potensi tersebut cenderung memicu aktivitas eksploitasi yang dapat berdampak negatif bagi ekosistem pesisir. Salah satu yang terdampak adalah ekosistem mangrove. Ekosistem mangrove sangat rentan mengalami kerusakan karena menerima beban yang sangat besar seperti alih fungsi lahan, erosi, gangguan terhadap keseimbangan unsur hara, dan masuknya unsur pencemar logam berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kandungan nutrisi (P dan K ) dan logam berat (Fe dan Cu) pada sedimen mangrove. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan Spektrofotometri atau Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Sampel yang diuji berasal dari Pesisir Selatan Jawa yakni Mangrove Baros (Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta) dan Pesisir Utara Jawa yakni Mangrove Morosari (Demak, Jawa Tengah) dan Kubro (Kota Semarang, Jawa Tengah). Metode purposive sampling dilakukan untuk menentukan lokasi pengambilan sampel berdasarkan kriteria seperti tambak, ekowisata, pesisir, muara sungai, dll. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar P memiliki tingkat kesuburan baik-sangat baik dengan Baros (48,04 mg/kg) lebih tinggi dibandingkan Kubro (20,90 mg/kg) dan Morosari (7,09 mg/kg). Kadar K ditemukan sangat tinggi di Morosari (6,70x103 mg/kg), Kubro (6,05x103 mg/kg), dan Baros (4,71x103 mg/kg). Kadar Fe dan Cu masing-masing lokasi memiliki kadar normal dan tidak membahayakan kehidupan ekologis dengan kadar pada Kubro (13,02 dan 14,49 mg/kg) dan Morosari (9,29 dan 2,75 mg/kg) lebih tinggi dibanding Baros (6,69 dan 2,24 mg/kg). | en_US |
| dc.identifier.uri | repository.uii.ac.id/handle/123456789/55024 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Pesisir | en_US |
| dc.subject | Mangrove | en_US |
| dc.subject | Sedimen | en_US |
| dc.subject | Unsur Hara | en_US |
| dc.subject | Logam Berat | en_US |
| dc.title | Analisis Nutrisi (P & K) dan Logam Berat (Fe & Cu) Pada Sedimen Mangrove di Kawasan Pesisir Baros, Morosari, dan Kubro | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |