Hubungan Antara Modal Psikologis Dan Ketidakamanan Kerja Karyawan Pramuniaga
| dc.Identifier.NIM | 17320035 | |
| dc.contributor.author | MITHA HARYATI PUTRI HERYADI | |
| dc.date.accessioned | 2023-02-07T03:04:27Z | |
| dc.date.available | 2023-02-07T03:04:27Z | |
| dc.date.issued | 2022-12-27 | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan antara modal psikologis dan ketidakamanan kerja pada karyawan pramuniaga. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 32 pramuniaga. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan dua skala, yaitu (a) Qualitative Job Insecurity Measurement (QJIM) yang dikemukakan oleh Blotenbergh dan Richter (2020) dan (b) Psychology Capital Questionnaire (PCQ) yang dimodifikasi kembali oleh Amelia (2021). Hasil analisis data menggunakan teknik korelasi Pearson menunjukkan terdapat korelasi negatif antara modal psikologis dengan ketidakamanan kerja dengan nilai r = -0.621 dengan p = 0.000 (p <0.05), sehingga hipotesis diterima. Semakin tinggi modal psikologis, maka semakin rendah ketidakamanan kerja pada karyawan pramuniaga. Sebaliknya, semakin rendah modal psikologis, maka semakin tinggi ketidakamanan kerja pada karyawan pramuniaga. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/42302 | |
| dc.publisher | UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA | en_US |
| dc.title | Hubungan Antara Modal Psikologis Dan Ketidakamanan Kerja Karyawan Pramuniaga | en_US |
Files
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed upon to submission
- Description: