Eliminasi Pemborosan dengan Pendekatan Value Stream Mapping (VSM) pada Proses Produksi Kain Batik Tulis (Studi Kasus: Kelompok Batik Tulis Berkah Lestari)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Berkah Lestari merupakan umkm kelompok batik yang berada di Kampung Batik Giriloyo, Bantul, DIY yang bergerak di bidang pembuatan batik tulis tradisional. Berkah Lestari didirikan pada tahun 2007 dan saat ini terdiri dari 40 anggota. Berkah Lestari memproduksi berbagai macam ukuran batik (ukuran normal, taplak meja, obi, dll). Pada proses produksinya, berkah lestari menghadapi permasalahan yang sering kali terjadi seperti proses pengulangan ketika mengisi air, aktivitas pembuangan limbah warna secara bolak balik, dan proses berulang kali menuang cairan warna yang berpengaruh kepada lead time produksi kain. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui aktivitas pemborosan yang dominan terjadi, mengetahui akar penyebab
terjadinya pemborosan, dan memberikan usulan perbaikan pada pemborosan- pemborosan yang harus diperbaiki. Identifikasi pemborosan menggunakan metode
Waste Assessment Model (WAM), yang mana diperoleh pemborosan tertinggi adalah pada waste motion (28,46%), kemudian kemudian Detailed Mapping Tools guna mengidentifikasi waste lebih lanjut menggunakan Metode Value Stream Analysis Tools (VALSAT) dan diperoleh PAM sebagai detailed mapping tools terbesar dengan nilai 1736,3. Kemudian, dilakukan pemetaan aktivitas menggunakan Process Activity Mapping (PAM) dan membuat Current Value Stream Mapping untuk menggambarkan proses produksi dari awal hingga akhir. Dilakukan pencarian akar masalah dengan menggunakan Root Cause Analysis (RCA) (Fishbone Diagram) PADA waste motion dan menggunakan 5W + 1H untuk melakukan perbaikan seperti menambahkan keran dan selang pada saluran pembuangan wadah pewarnaan, dudukan ember, dan modifikasi ukuran cawan penyiduk cairan warna. Hasil dari perbaikan diperoleh bahwa cycle time sebelum perbaikan sebesar 39792,8 detik dan cycle time setelah perbaikan sebesar 39575,6 detik. Terdapat pengurangan sebanyak waktu sebanyak 217,2 detik atau 4 menit dengan persentase penurunan sebesar 2%.