Kesepian dan Keterbukaan Diri Pada Generasi Z Pengguna Akun Instagram Kedua
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Generasi Z merupakan kelompok usia yang tumbuh di era digital dengan intensitas penggunaan media sosial yang tinggi, sehingga menjadikan platform seperti Instagram sebagai salah satu sarana utama dalam mengekspresikan diri. Salah satu fenomena yang berkembang adalah penggunaan akun Instagram kedua sebagai ruang yang lebih privat dan nyaman untuk mengungkapkan perasaan. Namun, tidak semua individu mampu melakukan keterbukaan diri secara optimal, yang dapat dipengaruhi oleh kondisi psikologis seperti kesepian. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kesepian dan keterbukaan diri pada generasi Z pengguna akun Instagram kedua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan penelitian berjumlah 275 generasi Z pengguna akun Instagram kedua yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Revised Self Disclosure Scale (RSDS) dan UCLA Loneliness Scale Version 3. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kesepian dan keterbukaan diri (r = -0,303; p < 0,001), dengan kontribusi kesepian sebesar 9,2% terhadap keterbukaan diri. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kesepian individu, maka semakin rendah keterbukaan diri yang dimiliki, dan sebaliknya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memahami faktor psikologis yang memengaruhi keterbukaan diri pada generasi Z, khususnya dalam konteks penggunaan akun Instagram kedua.