Analisis Pertimbangan Hakim dalam menolak Dispensasi Kawin Perspektif Maqashid Syariah di Pengadilan Agama Boyolali (Studi Kasus: Nomor 0052/pdt.p/2023/pa.bi)
| dc.Identifier.NIM | 20421052 | |
| dc.contributor.author | Rahayu, Peni | |
| dc.date.accessioned | 2024-06-13T02:32:54Z | |
| dc.date.available | 2024-06-13T02:32:54Z | |
| dc.date.issued | 2024 | |
| dc.description.abstract | Tidak semua perkara dispensasi kawin dapat diterima oleh hakim. Adapun perkara yang ditolak untuk melihat maslahat dibanding mudharat. Dengan alasan mendesak seperti hamil pun hakim dapat menolak dispensasi kawin sehingga hamil bukan patokan hakim dalam menerima permohonan tersebut. Hakim menimbang beberapa faktor dalam menetapkan permohonan dispensasi kawin seperti faktor pendidikan, agama, kesehatan, psikologis dan finansial dari calon mempelai tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses penetapan permohonan dan alasan hakim dalam menolak dispensasi kawin. Penelitian ini merupakan penelitian normatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian ini adalah alasan hakim menolak dispensasi kawin bahwa calon mempelai pria belum matang secara umur, fisik, iman, dan ekonomi yang akan menimbulkan mudharat jika dispensasi diterima. Hakim dalam melakukan penetapan dengan tiga tahap yaitu konstantir, kualisfir dan konstituir. | en_US |
| dc.identifier.uri | repository.uii.ac.id/handle/123456789/49996 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Dispensasi Kawin | en_US |
| dc.subject | Hakim | en_US |
| dc.subject | Di Bawah Umur | en_US |
| dc.title | Analisis Pertimbangan Hakim dalam menolak Dispensasi Kawin Perspektif Maqashid Syariah di Pengadilan Agama Boyolali (Studi Kasus: Nomor 0052/pdt.p/2023/pa.bi) | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |