Analisis Risiko Operasional dengan Pendekatan Fuzzy FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) di Optimus Creative Bandung
| dc.Identifier.NIM | 12522250 | |
| dc.contributor.author | Rachman, Annisa Kamilia | |
| dc.date.accessioned | 2026-04-17T03:47:44Z | |
| dc.date.available | 2026-04-17T03:47:44Z | |
| dc.date.issued | 2016 | |
| dc.description.abstract | Perkembangan industri di Indonesia, manufaktur maupun jasa, dituntut untuk mampu mengelola perusahaannya dengan sangat baik. Namun dalam pelaksanaannya, aktivitas perusahaan senantiasa dihadapkan pada risiko-risiko. Secara umum risiko dapat diartikan sebagai suatu keadaan yang dihadapi seseorang atau perusahaan di mana terdapat kemungkinan yang merugikan. Besarnya tingkat kerugian karena risiko yang dihadapi sangat bervariasi tergantung penyebab dan efek pengaruhnya. Untuk dapat mengelola (manajemen risiko), maka dapat menggunakan FMEA (Failure Mode and Effect Analysis). FMEA merupakan salah satu metode analisa potensi kegagalan yang diterapkan dalam pengembangan produk, system engineering dan manajemen operasional serta merupakan salah satu pengukuran risiko secara kualitatif. Menggunakan FMEA dapat juga diketahui nilai RPN (Risk Priority Number) untuk menentukan prioritas perbaikan pada risiko. Namun terdapat kelemahan dalam penggunaan FMEA, yaitu perhitungan RPN hanya dilakukan dengan mengalikan severity, occurence dan detection saja serta tidak memperhatikan derajat kepentingan setiap input, untuk itu metode FMEA diintegrasikan menggunakan fuzzy logic. Fuzzy FMEA ini bertujuan memperoleh nilai fuzzyRPN tertinggi yang nantinya akan dijadikan sebagai fokus perbaikan untuk meminimalisasi kemungkinan risiko tersebut terjadi kembali. Dari hasil penelitian diperoleh 7 dari 18 jenis risiko yang memiliki prioritas tinggi untuk dilakukan perbaikan. Risiko komputer bermasalah (hank/mati) saat melakukan editing photo memperoleh nilai RPN tertinggi yaitu 540 (skala 1-1000) dan juga FRPN tertinggi yaitu 9 (skala 1-10). Terdapat perbedaan nilai antara RPN dan FRPN. Nilai FRPN yang diperoleh dari hasil fuzzifikasi, menghasilkan nilai dengan memperhatikan derajat kepentingan setiap input yang diberikan. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/61702 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Risiko | en_US |
| dc.subject | Manajemen Risiko | en_US |
| dc.subject | FMEA | en_US |
| dc.subject | Fuzzy Logic | en_US |
| dc.subject | FuzzyFMEA | en_US |
| dc.subject | RPN | en_US |
| dc.subject | FRPN | en_US |
| dc.title | Analisis Risiko Operasional dengan Pendekatan Fuzzy FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) di Optimus Creative Bandung | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |