<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Kesiapan Usaha Kecil Menengah Di Yogyakarta Dalam Mengadopsi Teknologi Layanan Mobile Payment

dc.Identifier.NIM15312308
dc.contributor.advisorSigit Pamungkas S.E., M.Com.
dc.contributor.authorADITYA PRATAMA
dc.date.accessioned2021-07-29T08:44:23Z
dc.date.available2021-07-29T08:44:23Z
dc.date.issued2021-02-24
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan UKM dalam menggunakan sistem teknologi layanan mobile payment sebagai metode pembayaran, mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi kesiapan UKM dalam mengadopsi teknologi layanan mobile payment dengan menggunakan kerangka TOE. Ketidaksiapan pengguna akan menciptakan resistansi terhadap teknologi dan dampak yang lebih jauh dapat menggagalkan adopsi teknologi itu sendiri sehingga menimbulkan lingkungan yang tidak harmonis dalam perusahaan maupun organisasi. Mobile payment merupakan alat pembayaran dalam bertransaksi dengan menggunakan perangkat elektronik. Saat ini, mobile payment dapat digunakan untuk membayar kebutuhan barang atau jasa secara non tunai apabila sudah terdaftar pada aplikasi layanan mobile payment. Dalam penerapannya, masih ditemukan UKM yang tidak menguasai sistem pembayaran tersebut saat pembeli ingin menggunakannya. Hal ini terjadi, karena kurangnya kesiapan pelaku usaha terkait penggunaan sistem pembayaran mobile payment. Selain itu, pembeli masih cenderung menggunakan uang tunai atau menggunakan kartu debit untuk bertransaksi walaupun sudah disediakan pembayaran mobile payment pada UKM tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel yang digunakan yaitu UKM yang saat ini masih menggunakan sistem pembayaran mobile payment, dan sudah pernah menggunakan sistem pembayaran mobile payment, namun sekarang sedang tidak digunakan sebagai sistem pembayaran yang berada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis menggunakan pendekatan PLS-SEM menggunakan aplikasi SmartPLS 3.0. Hasilnya dua dari enam hipotesis ditolak karena nilai T-test dari hipotesis tersebut kurang dari 1,65, sedangkan 4 hipotesis lainnya dinyatakan signifikan dan diterima. Kata kunci: Kesiapan UKM, Adopsi inovasi, Mobile payment, Kerangka TOE,en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/31087
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKesiapan UKMen_US
dc.subjectAdopsi inovasien_US
dc.subjectMobile paymenten_US
dc.subjectKerangka TOEen_US
dc.subjectTeknologien_US
dc.subjectOrganisasien_US
dc.subjectLingkungan.en_US
dc.titleKesiapan Usaha Kecil Menengah Di Yogyakarta Dalam Mengadopsi Teknologi Layanan Mobile Paymenten_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
15312308 Aditya Pratama.pdf
Size:
2.18 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections