Penerapan Lean Service Dengan Metode Six Sigma (Dmaic) Untuk Mengurangi Waktu Tunggu Pada Pesanan Steak Grill (Studi Kasus : Waroeng Steak & Shake J. Kaliurang Km 14)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Restoran Waroeng Steak & Shake cabang Jl. Kaliurang KM 14 menghadapi permasalahan waktu tunggu pesanan yang melebihi standar restoran tersebut, yaitu 17 menit pada jam normal dan 22 menit pada jam sibuk, sehingga menurunkan kepuasan customer. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penyebab pemborosan dan memberikan solusi perbaikan dengan menerapkan konsep Lean Service menggunakan metode Six Sigma langkah DMAIC. Analisis dilakukan melalui SIPOC diagram, Value Stream Mapping (VSM), Process Activity Mapping (PAM), dan Fishbone Diagram. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga jenis pemborosan yang terjadi yaitu transportasi, motion, dan waiting, dengan bottleneck terbesar pada proses memasak. Usulan perbaikan yang diberikan berdasarkan akar masalah berupa penumbukan daging oleh karena itu terdapat perubahan SOP pada proses tenderizing daging dilakukan sebelum jam operasional. Hasil simulasi Future Value Stream Mapping VSM menunjukkan perbaikan mampu menurunkan total waktu pelayanan dari 978 detik menjadi 917 detik (efisiensi 6,24%) serta cycle time sebesar 43 detik atau sebesar 7,38%. Selain itu, usulan perbaikan diberikan berdasarkan akar masalah alur kerja yang jaraknya jauh sehingga mengusulkan dengan cara perancangan ulang tata letak dapur berbasis Activity Relationship Chart (ARC) dapat menghemat waktu 55 detik atau 9,09% lebih baik dari proses sebelumnya untuk menghubungkan dan mendekatkan letak yang terpenting.