Hubungan Miopia dengan Kejadian Glaukoma pada Pasien RS Mata Dr. Yap
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Glaukoma merupakan suatu penyakit neuropati kronik didapat, salah satu penyakit penyebab kebutaan terbanyak di dunia. Faktor yang ikut mempengaruhi kejadian glaukoma adalah miopia, yang sering terjadi pada masyarakat di dunia. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara miopia dengan kejadian glaukoma pada pasien RS Mata Dr. YAP Yogyakarta. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian analitik non eksperimental dengan metode case control. Populasi pada penelitian ini adalah pasien rawat jalan dan rawat inap di RS Mata Dr. YAP dengan rentang waktu selama 1 tahun, yaitu dari 1 Januari 2013 – 1 Januari 2014. Data diambil dengan metode retrospektif berupa melihat rekam medis pasien yang telah terdiagnosis glaukoma primer sudut terbuka dengan rentang waktu selama 1 tahun, yaitu dari 1 Januari 2013 – 1 Januari 2014. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode simple random sampling, didapatkan sampel sebanyak 92 rekam medis. Data dianalisis dengan menggunakan SPSS 21,0 dengan metode Chi-Square Test. Hasil : Pasien dengan glaukoma primer sudut terbuka mayoritas berjenis kelamin perempuan (56.52%), berusia >40 tahun (73.92%) dan sebagian besar tidak memiliki riwayat hipertensi (63.04%). Analisis bivariat dari penelitian ini menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna secara statistik antara miopia dengan kejadian glaukoma dengan nilai p = 0.5, OR = 1.23 dengan 95% confidence interval (CI) = 0.347 sampai 4.355. Simpulan : Tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara miopia dengan kejadian glaukoma pada pasien RS Mata Dr. YAP Yogyakarta.