<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengaruh Variasi Panjang Serat Kawat Bendrat dan Penambahan Superplasticizer terhadap Kuat Tekan dan Kuat Tarik Beton Pasir (Dengan Berat Serat 0,5% Dari Berat Beton)

dc.Identifier.NIM02511238
dc.contributor.advisorA. Kadir Aboe
dc.contributor.authorRizki Magnolia Putri, 02511238
dc.date.accessioned2020-09-28T06:18:26Z
dc.date.available2020-09-28T06:18:26Z
dc.date.issued2007
dc.description.abstractIndonesia mempunyai beberapa wilayah yang kurang mempunyai deposit agregat kasar namun memiliki agregat halus lebih banyak. Untuk itu, pada penelitian ini mencari solusi alternatif sebagai pengganti beton normal yaitu dengan membuat beton yang hanya menggunakan agregathalus (pasir) saja atau tanpa agregat kasar (kerikil) yang disebut beton pasir. Beton memiliki kelebihan dalam mendukung kuat tekan yang cukup tinggi, namun beton juga memiliki kelemahan yaitu kuat tarik yang rendah dan bersifat getas. Hal tersebut menyebabkan kuat tarik beton sering diabaikan dalam perncanaan struktur bangunan teknik sipil. Penggunaan serat/fiber pada beton pasir dinarapkan dapat meningkatkan kekuatan beton tersebut yaitu terhadap kuat tekan dan kuat tarik yang terjadi. Penambahan Superplasticizer diharapkan juga dapat memperbaiki nilai slump dan workability beton akibatpenambahan serat/fiber. Untuk keperluan tersebut, dilakukan penelitian eksperimental yaitu denganpenambahan serat dansuperplasticizer dalam adukan beton pasir. Dalam penelitian ini serat yang digunakan berupa kawat bendrat dengan variasipanjang ± 4, 6 dan 8 cm berdiameter ± 1,0 mm dengan komposisi 0,5% dari berat beton. Superplasticizer yang digunakan jenis sikament 520 dengan komposisi 0,6% dari berat semen. Benda uji yang dibuat berupa silinder berukuran tinggi 30 cm dan diameter 15 cm untuk uji tekan dan tarik. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penambahan serat kawat bendrat dalam adukan beton pasir terjadi peningkatan terhadap kuat tekan dan kuat tarik. Adapun prosentase peningkatan kuat tekan tercapai pada penambahan serat dengan panjang 6 cm yaitu sebesar 15,71 %, sedangkan prosentase peningkatan kuat tarik tercapai pada penambahan serat dengan panjang 8 cm, yaitu sebesar 12,05% terhadap beton pasir. Dilihat dari prosentase peningkatan terhadap kuat tekan dan kuat tarik beton maksimal dengan adanya penambahan serat dalam adukan beton pasir maka akan memberi pengaruh besar terhadap kuat tekan beton. Dan bila dilihat dari hasil pengujian tegangan-regangan menunjukkan bahwa beton pasir dengan penambahan serat lebih liat (ductile) bila dibanding beton pasir.en_US
dc.identifier.urihttp://repository.uii.ac.id/handle/123456789/24231
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPengaruh Variasien_US
dc.subjectPanjang Serat Kawat Bendraten_US
dc.subjectPenambahan Superplasticizeren_US
dc.subjectKuat Tekanen_US
dc.subjectKuat Tarik Beton Pasiren_US
dc.subjectBerat Serat 0,5% Dari Berat Betonen_US
dc.titlePengaruh Variasi Panjang Serat Kawat Bendrat dan Penambahan Superplasticizer terhadap Kuat Tekan dan Kuat Tarik Beton Pasir (Dengan Berat Serat 0,5% Dari Berat Beton)en_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
02511238 Rizki Magnolia Putri.pdf
Size:
9.63 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: