Pengendalian Potensi Bahaya Dan Keselamatan Kerja Menggunakan Metode Hazard Identification Risk Assessment & Risk Control (Hirarc) Dengan Pendekatan Job Safety Analysis (Jsa) Pada Bagian Buffing Small Up (Studi Kasus: Departemen Painting Pt. Yamaha Indonesia)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
PT. Yamaha Indonesia merupakan perusahaan manufaktur yang khususnya dalam pembuatan alat musik piano. Dalam PT. Yamaha Indonesia masih banyak mesin yang dijalankan dengan manual dengan standar desibel 80-95 dB. Mesin yang dijalankan secara manual tentunya akan banyak interaksi antara mesin dengan manusia. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya, melakukan penilaian potensi bahaya, serta memberikan pengendalian pada potensi bahaya yang memiliki status extreme risk pada stasiun kerja Buffing Small UP. Metode yang digunakan adalah Hazard Identfication and Risk Assessment and Risk Control (HIRARC). Dalam melakukan identifikasi bahaya pada penelitian ini dilakukan dengan pendekatan Job Safety Analysis (JSA). Pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung serta wawancara bersama expert di lapangan. Dari penelitian yang telah dilakukan, diperoleh berdasarkan 7 aktivitas kerja pada stasiun kerja buffing small UP sebanyak 3 potensi bahaya yang memiliki status extreme risk. 3 potensi bahaya tersebut adalah iritasi mata ringan, gangguan pernafasan dan operator terpeleset pada mesin ryoto buff, lalu Hand – Arm Vibration Syndrome pada mesin level buff manual, dan Musculosketal Disorders pada mesin edge buff. Potensi bahaya yang memiliki status extreme akan dicari akar permasalahannya menggunakan Fault Tree Analysis, lalu pengendalian dilakukan menggunakan hierarchy of control dengan kelompok eliminasi, subtitusi, engineering control, administrative control dan APD (Alat Pelindung Diri).Urutan prioritas pengendalian pada status extreme dilakukan dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Lalu penilaian risiko dan dilakukan kembali, berdasarkan hasil pengendalian yang diusulkan.