<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Beban Kerja Mental Terhadap Customer Service pada Perusahaan Startup Shox Rumahan dengan menggunakan Metode Nasa-tlx

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

PT. Soyaka Cerdas Kaya atau lebih dikenal dengan nama Shox Rumahan merupakan perusahaan startup yang ada di Indonesia. Perusahaan ini bergerak pada bidang e- commerce untuk penjualanan alat-alat rumah tangga. Dikarenakan perusahaan startup adalah perusahaan yang seluruh modal berasal dari investor maka akan ada tuntutan untuk perusahaan dapat menaikkan value setiap tahunnya. Hal ini dapat mengakibatkan setiap komponen yang ada di perusahaan harus dapat bekerja lebih keras. Customer service adalah salah satu divisi yang ada di Shox Rumahan. Beban mental yang dirasakan customer service dapat menyebabkan pengurangan performa kerja dan berpotensi terjadinya kecelakaan pada saat bekerja. Penelitian ini merupakan pengukuran dengan menggunakan metode NASA-TLX yang bertujuan untuk menentukan beban kerja mental dari customer service perusahaan Shox Rumahan dengan menganalisis 6 indikator penyebab beban mental. Penelitian ini menggunakan 30 responden dimana pekerjaan terbagi dalam 2 shift bekerja. Dari 30 responden, 15 responden merasakan beban kerja yang sangat tinggi dan 15 sisanya merasakan beban kerja pada kategori tinggi dimana nilai rata-rata WWL secara keseluruhan sebesar 80,11. Dari 6 indikator didapatkan urutan dari yang terbesar sampai ke yang terkecil. Indikator temporal demand (TD) menjadi indikator tertinggi yang paling memengaruhi beban kerja mental dengan nilai rata-rata sebesar 379 (31,54%), frustration level (FR) dengan nilai rata-rata sebesar 267 (22,22%), mental demand (MD) dengan nilai rata-rata sebesar 243,33 (20,25%), own performance (13,4%), effort (EF) dengan nilai rata-rata sebesar 134,67 (11,2%) dan yang paling sedikit mempengaruhi beban kerja mental pada customer service Shox Rumahan adalah indikator physical demand (PD) dengan rata-rata nilai adalah 16,67 (1,39%).

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By